TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Kawasan UMKM di Taman Alun-Alun Polewali, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, mulai dibenahi, Jumat (19/6/2026).
Kawasan yang selama tiga tahun terakhir terbengkalai itu sebelumnya ditinggalkan para pelaku usaha yang menempati sekitar 40 kios.
Selama tidak beroperasi, area tersebut dipenuhi semak belukar dan tumpukan sisa lapak jualan.
Kawasan UMKM Alun-Alun Polewali awalnya dihuni puluhan pelaku usaha yang menawarkan konsep ruang terbuka hijau.
Baca juga: Korupsi MBG Kini Seret 6 Tersangka, Terungkap Sosok Ketua Yayasan yang Setor Uang ke Dadan
Baca juga: UPDATE Korban Jiwa dan Kerusakan Akibat Gempa Magnitudo 6,7 Palu-Sigi
Namun, karena kurangnya pengelolaan, kawasan tersebut minim pengunjung hingga akhirnya ditinggalkan para pedagang.
Lokasi kawasan UMKM yang berada di Jalan Manunggal, Kelurahan Pekkabata, dinilai strategis karena tepat berada di depan Kantor Bupati Polman.
Sebelumnya, kawasan itu menjadi pusat aktivitas pelaku UMKM, mulai dari penjual makanan, minuman hingga warung kopi yang beroperasi pada sore hingga malam hari.
Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Polman, Agusnia Hasan Sulur, mengatakan pihaknya akan menghidupkan kembali kawasan UMKM tersebut dengan konsep yang lebih menarik.
"Kita mau hidupkan kembali kawasan UMKM ini, tentunya dengan konsep dan inovasi terbaru yang sudah kita bicarakan," kata Agusnia kepada wartawan.
Menurutnya, kawasan tersebut akan ditata ulang agar lebih berkembang dan mampu menarik minat pengunjung.
Ia menyebut sebanyak 40 pelaku usaha telah menyatakan kesediaannya bergabung melalui Asosiasi Pedagang Alun-Alun (Aspal) untuk kembali membuka usaha.
Saat ini, seluruh lapak atau kios telah dibersihkan dan dibenahi, termasuk pemasangan lampu penerangan.
Selain itu, Disperindagkop UKM Polman juga akan menata area parkir kendaraan, fasilitas toilet umum, serta menerapkan sistem transaksi digital.
Sementara itu, salah seorang pelaku UMKM, Ashar, menyambut baik langkah pemerintah mengaktifkan kembali kawasan tersebut.
"Tentunya kita sambut baik. Berkat dorongan pemerintah, kawasan ini akan kembali dimanfaatkan sebagai peluang usaha," kata Ashar.
Ia mengaku akan ikut mengambil bagian dalam menghidupkan kembali kawasan UMKM Alun-Alun Polewali dengan membuka usaha warung kopi dan makanan.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli