Kerja Sama dengan Kedubes Malaysia, Undana Bidik Penguatan Kapasitas Akademik
Content Writer June 19, 2026 11:38 AM

TRIBUNNEWS.COM - Universitas Nusa Cendana (Undana) terus memperkuat jejaring internasional melalui penjajakan kerja sama dengan Education Malaysia Indonesia (EMI) Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta.

Langkah tersebut ditandai dengan kunjungan Menteri EMI Kedutaan Besar Malaysia, Dr. Hasnul Faizal Hushin Amri, yang diterima langsung oleh Rektor Undana Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale pada Kamis (18/6/2026).

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Rektor Undana itu membahas sejumlah peluang kolaborasi, mulai dari bidang pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya manusia, hingga program edutourism yang melibatkan mahasiswa, dosen, dan alumni dari kedua negara.

Untuk mahasiswa, sejumlah program yang dibahas meliputi pertukaran pelajar, program latihan industri, pengembangan kepemimpinan, pertukaran budaya, proyek komunitas, mobilitas mahasiswa, bengkel dan kursus jangka pendek, kerja sama olahraga, pengembangan program beasiswa, serta penguatan pengelolaan kesejahteraan mahasiswa.

Sementara bagi dosen dan tenaga kependidikan, peluang kerja sama mencakup pertukaran dosen, program pembangunan kepemimpinan, dan pertukaran staf.

Pada bidang akademik, kedua pihak menjajaki berbagai bentuk kolaborasi seperti program double degree, penelitian bersama, seminar bersama, kerja sama e-learning, berbagi sumber daya pendidikan, publikasi ilmiah bersama, pengembangan kurikulum, pengakuan kredit akademik, hingga kolaborasi teknologi pendidikan.

Selain itu, kerja sama juga diarahkan pada penguatan jaringan alumni melalui pembentukan jejaring alumni bersama antara institusi pendidikan di Indonesia dan Malaysia.

Baca juga: Kukuhkan Tiga Guru Besar, Rektor Undana: AI Punya Data, Guru Besar Beri Makna

Dalam kesempatan tersebut, Rektor Undana memaparkan profil universitas, termasuk jumlah fakultas dan program studi yang dimiliki Undana sebagai salah satu perguruan tinggi terbesar di Nusa Tenggara Timur.

Jefri Bale menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan inisiatif kerja sama yang ditawarkan oleh pihak Kedutaan Besar Malaysia Jakarta tersebut. 

Menurutnya, hubungan akademik antara Undana dan sejumlah perguruan tinggi di Malaysia telah terjalin cukup lama melalui berbagai program pertukaran mahasiswa dan kegiatan akademik lainnya.

"Terima kasih atas kolaborasi ini. Kami sudah beberapa kali melakukan pertukaran mahasiswa ke Malaysia. Secara pribadi saya memandang Malaysia merupakan salah satu mitra yang relatif mudah dijangkau dan mudah melakukan penyesuaian karena memiliki latar belakang budaya yang dekat dengan Indonesia. Hal ini tentu memudahkan kedua negara untuk berkolaborasi," ujarnya.

Ia menambahkan, kunjungan tersebut menjadi titik awal untuk memperluas kerja sama dengan berbagai universitas dan institusi pendidikan di Malaysia.

"Kehadiran Education Malaysia Indonesia menjadi titik penting bagi kami untuk membangun lebih banyak kolaborasi dengan universitas dan kolega di Malaysia," katanya.

Sementara itu, Hasnul Faizal Hushin Amri menyampaikan bahwa NTT memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui kerja sama pendidikan dan riset internasional.

Pihaknya mendorong tindak lanjut konkret dari hasil pertemuan tersebut, terutama dalam penguatan riset kolaboratif, pertukaran praktik terbaik (best practice), serta pengembangan program pendidikan yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

Selain kerja sama akademik, Education Malaysia Indonesia juga memperkenalkan konsep edutourism, yakni perpaduan antara pendidikan formal dan pembelajaran berbasis pengalaman.

Program tersebut mencakup ekowisata, lawatan sambil belajar, pertukaran budaya, program imersi bahasa, serta wisata sukarelawan yang diharapkan dapat memperkaya pengalaman belajar mahasiswa sekaligus mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan Malaysia.

Melalui berbagai peluang kolaborasi yang dijajaki, Undana berharap dapat membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen untuk memperoleh pengalaman internasional, sekaligus memperkuat kualitas riset serta pendidikan tinggi di NTT. (*)

Baca juga: Sediakan 2.000 Kursi, Undana Resmi Buka Pendaftaran Jalur Mandiri 2026 Tanpa Ujian Tulis

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.