Keuskupan Maumere Matangkan Persiapan Nusra Youth Day, Gelora Samador Ditata
Eflin Rote June 19, 2026 02:19 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, CRISTIN ADAL

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Keuskupan Maumere resmi bersiap menjadi tuan rumah perhelatan akbar Orang Muda Katolik (OMK) se-Nusa Tenggara dan Bali atau Nusra Youth Day (NYD) ke-3 yang akan berlangsung pada 2 hingga 5 Juli 2026 mendatang.

Dalam konferensi pers yang digelar di Istana Keuskupan Maumere, Kamis (18/6/2026), Uskup Maumere bersama panitia pelaksana memastikan kesiapan infrastruktur, akomodasi bagi 835 peserta, serta langkah antisipasi dini terhadap kendala transportasi akibat aktivitas erupsi Gunung Lewotobi.

Uskup Maumere, Mgr Ewaldus Martinus Sedu, menegaskan kepercayaan yang diberikan kepada keuskupan yang baru berusia 21 tahun ini merupakan wujud nyata atas kapabilitas umat dan keuskupan.

"Ini mengungkapkan bahwa kemampuan kita diberi kepercayaan dan juga dianggap walaupun tergolong masih muda, mampu untuk menyelenggarakan," ujar Mgr. Ewaldus saat memberikan keterangan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Maumere, Romo Aleksius Luna, memaparkan bahwa tema "Berjalan Bersama Membangun Bangsa dan Gereja" dipilih sebagai roh perjuangan kegiatan ini.

Ia menekankan pentingnya sinodalitas agar orang muda dapat berkolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk kemajuan bangsa.

"Latar belakang kenapa kami memilih tema ini, karena kami melihat bahwa untuk membangun bangsa dan gereja ini seluruh stakeholder perlu dilibatkan termasuk juga dengan orang-orang muda katolik ini," jelas Romo Aleksius.

Baca juga: PMI Asal Sikka Meninggal di Malaysia, Jadi Jenazah ke-76 yang Dipulangkan ke NTT Tahun 2026

Ketua Panitia, Alvin Parera, turut melaporkan, 835 peserta yang akan hadir mulai 1 hingga 5 Juli 2026 dari sembilan keuskupan di Regio Nusra, yakni: Keuskupan Agung Ende, Keuskupan Maumere, Keuskupan Larantuka, Keuskupan Ruteng, Keuskupan Labuan Bajo, Keuskupan Agung Kupang, Keuskupan Atambua, Keuskupan Weetebula, dan Keuskupan Denpasar. Para peserta ini nantinya akan ditempatkan di rumah-rumah warga di Kecamatan Nita.

Panitia telah menyiapkan serangkaian acara kreatif, mulai dari seminar, pentas budaya, hingga sesi diskusi "Ngopi" (Ngobrol Pintar) bersama para uskup.

Terkait mobilitas peserta, Alvin Parera menyoroti langkah antisipasi terhadap potensi gangguan transportasi udara akibat erupsi Gunung Lewotobi yang dapat berdampak pada peserta dari luar Flores, seperti dari Keuskupan Denpasar. Sebagai solusinya, panitia telah menyiapkan transportasi khusus untuk penjemputan para peserta.

Terkait lokasi utama kegiatan, Mgr. Ewaldus memastikan kesiapan Gelora Samador yang akan menjadi tempat misa pembukaan pada 2 Juli 2026.

"Sekarang ini sementara ditata tempatnya itu, sehingga semua bisa masuk ke dalamnya dan kemudian bisa mengikuti kegiatan dengan baik," jelas beliau.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia NYD ke-3, Alvin Parera, menambahkan bahwa panitia telah bekerja intensif menata fasilitas tersebut agar mampu menampung seluruh peserta dengan nyaman.

Mgr. Ewaldus juga mengajak seluruh umat Keuskupan Maumere untuk menyambut para tamu dengan semangat keramahan khas Maumere. (kan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.