Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Puluhan warga tampak antusias mengantre di depan Kantor DPW Partai NasDem Provinsi Lampung yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Bandar Lampung, Jumat (19/6/2026).
Kehadiran warga untuk mengikuti program cukur rambut gratis yang digelar oleh partai tersebut yang dijadwalkan bakal berlangsung setiap hari Jumat.
Sejumlah warga dari berbagai latar belakang, mulai driver ojol, pedagang asongan, hingga warga yang sekedar melintas tampak antusias ingin merapihkan rambut yang menjadi mahkota kepala.
Menariknya, aksi sosial ini tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga diikuti oleh sejumlah kader internal partai.
Terlihat sejumlah kader NasDem ikut berbaur antre dan menduduki kursi cukur untuk merapikan rambut mereka bersama warga.
Ketua DPW Partai NasDem Lampung, Herman HN, mengatakan program cukur rambut gratis tersebut memang dirancang untuk membantu masyarakat luas tanpa pandang bulu.
Kegiatan ini akan digelar secara rutin setiap hari Jumat mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.
"Di Indonesia, baru kita yang membuat program seperti ini. Kalau masyarakat senang dan merasakan manfaatnya, tentu akan kita lanjutkan," kata Herman HN, Jumat (19/6/2026)
Mantan Wali Kota Bandar Lampung dua periode itu menambahkan, ke depan program serupa juga akan diperluas ke seluruh kabupaten/kota di Lampung.
Agar lebih dekat dan mudah dijangkau oleh masyarakat seperti para pedagang kecil, pelaksanaannya di daerah akan dipusatkan di pasar-pasar tradisional.
"Harapan kita, masyarakat bisa tampil rapi semua. Kalau rapi, bekerja juga lebih enak dan lebih percaya diri," ujarnya.
Herman menegaskan, berbagai kegiatan sosial yang dilakukan Partai NasDem merupakan bentuk komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat.
Selain program cukur rambut gratis, Herman mengatakan bahwa Partai NasDem Lampung juga aktif menjalankan berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya.
"Kita juga ada program seperti pembangunan sumur bor gratis di sejumlah daerah serta penyaluran berbagai bantuan sosial bagi warga yang membutuhkan," kata dia.
Sementara, Ginanjar (45), salah satu warga Bandar Lampung yang ikut program ini tampak tersenyum setelah mahkotanya kepalanya dipangkas lebih rapi.
Ia mengaku senang dengan adanya program cukur gratis tersebut.
Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang bubur ayam di bilangan Jalan Ahmad Yani ini mengaku sengaja datang setelah menyelesaikan aktivitas dagangnya demi mendapatkan potongan rambut yang lebih rapi.
"Saya tahu informasi kalau ada cukur gratis ini dari teman. Begitu dagangan sudah mulai lengang, sekitar pukul 08.30 WIB saya langsung ke sini," ujar Ginanjar.
Ginanjar sendiri mengaku sangat senang dan mengapresiasi program ini.
Baginya, bisa memotong rambut hingga rapi tanpa harus mengeluarkan biaya adalah berkah tersendiri.
"Alhamdulillah, cukurannya bagus. Niat saya ikut biar terlihat lebih rapi. Mudah-mudahan programnya lanjut terus," kata Ginanjar seusai dicukur.
(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)