Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Pemerintah Kabupaten Ciamis melepas kontingen atlet yang akan berlaga pada Pekan Olahraga dan Seni Antar Aparatur Sipil Negara (Porsenitas) XIII Kunci Bersama di Kota Cirebon serta Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Tahun 2026, Jumat (19/6/2026).
Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya meminta para atlet tetap memiliki semangat juang tinggi dan mampu menorehkan prestasi dengan menjunjung sportivitas.
"Yang terpenting adalah semangat dan motivasi untuk berprestasi. Dengan segala keterbatasan yang ada, kita harus tetap mampu menunjukkan kemampuan terbaik," ujar Herdiat usai pelepasan kontingen di Pendopo Bupati Ciamis.
Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk kehilangan semangat bertanding.
Ia mencontohkan capaian kontingen Ciamis pada Porsenitas sebelumnya yang mampu meraih peringkat ketiga meski anggaran yang tersedia jauh lebih kecil dibanding tahun-tahun sebelumnya.
"Dulu anggaran bisa sampai Rp1,5 miliar. Beberapa tahun terakhir hanya sekitar Rp230 juta, tetapi masih bisa meraih peringkat ketiga. Itu sesuatu yang luar biasa," katanya.
Baca juga: Pembukaan Porseni PGM, Sekda Ciamis Minta Maksimalkan Tempat Olahraga
Herdiat menegaskan, target utama bukan semata-mata meraih medali, melainkan berjuang maksimal, menjaga nama baik daerah, serta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.
"Kalau dapat prestasi tentu sangat baik. Namun yang paling penting berjuang dengan sungguh-sungguh dan mengikuti aturan pertandingan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis, Dian Budiyana, mengatakan Ciamis akan mengikuti empat belas cabang olahraga pada Porsenitas XIII dan 5 cabang olahraga pada Popwilda.
Menurut Dian, cabang olahraga yang diikuti dipilih berdasarkan potensi dan peluang meraih prestasi.
"Target kami minimal mempertahankan posisi tiga besar seperti pada penyelenggaraan sebelumnya. Kalau ada peluang untuk meraih prestasi yang lebih tinggi tentu akan kami perjuangkan," kata Dian.
Ia menjelaskan, sejumlah cabang olahraga unggulan seperti bola basket dan bola voli diharapkan mampu berbicara banyak di tingkat wilayah.
Namun untuk cabang bola voli indoor putra tidak dipertandingkan oleh tuan rumah.
"Biasanya dalam Porsenitas ada cabang wajib dan cabang pilihan yang ditentukan tuan rumah. Tahun ini bola voli indoor putra tidak dipertandingkan," ujarnya.
Dian optimis tambahan atlet dari kalangan PPPK dan pegawai paruh waktu akan memberikan warna baru sekaligus menambah kekuatan kontingen Ciamis di beberapa cabang olahraga.
"Walaupun ada efisiensi anggaran, kami tidak boleh kehilangan semangat. Semangat Guyub Ngawangun Galuh harus menjadi motivasi bersama untuk memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Ciamis," katanya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Erwan Darmawan, menilai pembinaan olahraga pelajar di Ciamis terus menunjukkan perkembangan positif.
Menurutnya, persiapan atlet pelajar kini dilakukan secara berjenjang dan tidak lagi bersifat dadakan menjelang kompetisi.
"Kami mulai melakukan identifikasi calon atlet sejak tingkat dasar melalui berbagai invitasi olahraga. Dengan pola pembinaan jangka panjang, persiapan menjadi lebih efektif dan justru lebih efisien dari sisi anggaran," ujar Erwan.
Ia juga melihat semakin banyak orang tua yang mulai mendukung anak-anaknya untuk menekuni olahraga sebagai investasi masa depan sekaligus sarana pembentukan karakter.
"Olahraga bukan hanya menjaga kesehatan, tetapi juga membantu anak-anak terhindar dari pergaulan yang kurang baik karena mereka memiliki aktivitas latihan yang terarah," katanya.
Erwan berpesan kepada seluruh atlet pelajar agar menjaga kesehatan, disiplin mengikuti arahan pelatih, serta menjaga nama baik keluarga dan daerah selama mengikuti pertandingan.
"Di pundak mereka bukan hanya ada nama pribadi, tetapi juga nama keluarga dan Kabupaten Ciamis yang harus dijaga dengan baik," ucapnya. (*)