TDL Tidak Naik, Tarif Air di Ende Direncanakan Akan Naik
Nofri Fuka June 19, 2026 06:47 PM

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo

TRIBUNFLORES.COM, ENDE – Di tengah kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Tarif Dasar Listrik (TDL) di Kabupaten Ende dipastikan belum mengalami kenaikan.

Manajer PT PLN (Persero) ULP Ende, Immer Rofdel Pakpahan, menegaskan hingga saat ini belum ada kebijakan kenaikan tarif listrik bagi pelanggan di wilayah Ende.

“TDL belum ada kenaikan,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi, Jumat (19/6/2026).

Sementara itu, di sektor pelayanan air bersih, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kelimutu Ende tengah merencanakan penyesuaian tarif air. 

 

Baca juga: 16 Perguruan Tinggi di NTT Ikut Muswil FPPTI di Unflor Ende, Perkuat Sinergi Antarperpustakaan

 

 

Namun, kebijakan tersebut dipastikan tidak akan dilakukan secara tergesa-gesa dalam waktu dekat.

Direktur Utama PDAM Tirta Kelimutu, Heri Gani, menjelaskan rencana penyesuaian tarif muncul sebagai upaya menyeimbangkan pendapatan perusahaan dengan tingginya beban biaya operasional yang terus meningkat.

Meski demikian, pihaknya masih memprioritaskan berbagai pembenahan internal dan peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan sebelum kebijakan kenaikan tarif diterapkan.

“Penyesuaian tarif agar sebanding dengan beban biaya operasional memang sedang direncanakan. Tetapi kami tidak tergesa-gesa melakukannya tahun ini. Ada banyak hal yang menjadi prioritas untuk dibenahi terlebih dahulu agar penyesuaian tarif nantinya tidak membebani pelanggan, melainkan menjadi konsekuensi dari perbaikan pelayanan yang dapat kami berikan,” jelas Heri Gani.

Menurutnya, saat ini maupun dalam beberapa bulan ke depan, perusahaan masih fokus pada peningkatan kualitas layanan distribusi air bersih kepada masyarakat.

Heri Gani mengungkapkan, tarif air yang berlaku saat ini masih bervariasi sesuai kategori pelanggan. 

Untuk pelanggan rumah tangga, tarif dasar masih berada pada kisaran Rp2.400 per meter kubik.

Tarif tersebut dinilai masih relatif rendah dan bahkan termasuk yang termurah jika dibandingkan dengan sejumlah daerah lain di Nusa Tenggara Timur maupun wilayah Indonesia lainnya.

“Kalau pelanggan rumah tangga masih sebesar Rp2.400. Tarif ini masih di bawah standar dan bahkan paling murah jika dibandingkan dengan beberapa wilayah lain. Namun harga tersebut belum cukup untuk menutupi beban biaya operasional yang relatif cukup tinggi saat ini,” ujarnya.

Meski wacana kenaikan tarif air mulai disiapkan, pelanggan PDAM Tirta Kelimutu belum perlu khawatir karena perusahaan masih melakukan berbagai kajian dan pembenahan sebelum mengambil keputusan akhir.

Dengan demikian, di tengah meningkatnya berbagai kebutuhan masyarakat akibat kenaikan harga BBM, pelanggan listrik di Ende masih menikmati tarif yang tetap, sementara rencana penyesuaian tarif air masih menunggu kesiapan pelayanan dan evaluasi lebih lanjut dari PDAM Tirta Kelimutu. (Bet)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.