Brasil akan berusaha mengembalikan momentum mereka di Piala Dunia FIFA 2026 ketika menghadapi Haiti dalam laga kedua Grup C pada Jumat (waktu setempat). Pelatih kepala Carlo Ancelotti menyatakan keyakinannya bahwa timnya mampu memperbaiki kekurangan yang terlihat pada pertandingan pembuka turnamen. Namun, masih ada pertanyaan besar: apakah bintang utama mereka, Neymar Jr., akan tampil malam itu atau tidak?
Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) telah mengonfirmasi bahwa pemain berusia 34 tahun tersebut akan absen dalam pertandingan ini karena mengalami cedera otot betis kanan tingkat dua yang belum pulih sepenuhnya. Kabar ini menjadi pukulan berat bagi Brasil yang tengah mencari kemenangan pertama mereka di turnamen ini.
Mengapa Neymar Absen?
Neymar tidak ikut melakukan perjalanan bersama skuad ke Philadelphia untuk laga melawan Haiti. Ia tetap berada di markas latihan tim nasional Brasil di New Jersey untuk melanjutkan program pemulihannya di bawah pengawasan staf medis tim. Meskipun mantan bintang Barcelona dan Paris Saint-Germain itu sudah kembali ke lapangan latihan awal pekan ini dan mengikuti latihan lari ringan, kubu Brasil memilih untuk tidak mempercepat proses pemulihannya.
Pelatih kepala Carlo Ancelotti bersama tim medis dikabarkan mengambil langkah hati-hati, dengan memprioritaskan kebugaran jangka panjang Neymar daripada memaksanya tampil lebih cepat di fase grup.
Kapan Neymar Bisa Kembali?
Rencana saat ini adalah Neymar akan absen di seluruh sisa pertandingan Grup C, termasuk laga berikutnya melawan Skotlandia. Targetnya adalah agar sang penyerang dapat benar-benar bugar untuk babak gugur yang dimulai pada 29 Juni. Perkembangannya sejauh ini cukup positif, namun pihak Brasil tidak ingin mengambil risiko memperparah cedera tersebut di tahap penting turnamen.
Brasil di Bawah Tekanan
Brasil menghadapi Haiti dengan tekanan tinggi setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Maroko di laga pembuka. Tim dengan lima gelar juara dunia itu gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas dan kini membutuhkan hasil positif untuk memperbesar peluang lolos ke fase gugur. Tanpa kehadiran Neymar, beban kreativitas di lini depan akan lebih banyak dipikul oleh dua pemain Real Madrid, Vinicius Junior dan Rodrygo, yang diharapkan mampu memimpin serangan Brasil.