Laporan Wartawan TribunJatim.com, Benni Indo
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menilai gelaran Piala Dunia 2026 dapat menjadi momentum penting untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Menurut Wahyu, tingginya antusiasme masyarakat terhadap kompetisi sepak bola terbesar di dunia tersebut membuka peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kunjungan pelanggan dan pendapatan.
Berbagai lokasi nonton bareng (nobar), mulai dari kafe hingga warung kopi, dinilai berpotensi menjadi pusat perputaran ekonomi selama turnamen berlangsung.
"Piala dunia ini jadi peluang bagi bagi masyarakat dan pelaku UMKM. Saya yakin semuanya mendapat benefit dari piala dunia,” terangnya, Jumat (19/6/2026).
Mendagri Tito Karnavian telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 400.2.7/4657/SJ yang menginstruksikan seluruh kepala daerah untuk menginisiasi dan memfasilitasi Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia 2026.
Sejalan dengan hal tersebut, Wahyu membuat kebijakan tentang penyelenggaraan nobar piala dunia 2026.
Menurut Wahyu, banyak aspek yang perlu diperhatikan selain dukungan untuk pelaku ekonomi dan UMKM Kota Malang.
Baca juga: Catat Waktunya, Nobar Piala Dunia 2026 di Balai Kota Among Tani Baru Digelar Babak Perempat Final
Salah satunya yaitu menciptakan ruang kebersamaan dan sportivitas antar masyarakat yang dibalut dengan suasana hiburan.
Wahyu telah menginstruksikan jajarannya untuk menggelar nobar piala dunia seperti yang telah dilakukannya pada hari Senin lalu (15/6/2026).
Wahyu juga menginstruksikan jajarannya mengenakan jersey sepakbola tim kontestan piala dunia 2026 setiap Jumat.
"Jadi saya tekankan di jajaran Pemkot Malang, nobar dan memakai jersey piala dunia bagi asn setiap Jumat. Artinya dengan ini, gerak roda ekonomi pelaku UMKM diharapkan berputar karena antusiasme konsumen".
Pelaku UMKM, Dimas Bagus (34), mengatakan telah menyediakan tempat nonton bareng di tempat usahanya, yakni Abel PS yang berada di Jalan Sulfat.
Baca juga: Demo Mahasiswa di Malang Tagih Janji Komitmen Hentikan MBG, Jawaban dari DPRD Masih Normatif
Ia mengatakan gelaran piala dunia memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan pelanggan dan pendapatan usaha.
Jumlah orang yang datang ke tempatnya pun bertambah dibanding hari biasa.
“Yang jelas targetnya tetap omzet,” katanya sambil tertawa.
Sebagai bentuk keseriusan menggelar kegiatan nonton bareng, Abel PS telah mengurus lisensi resmi penayangan pertandingan.
Abel PS sendiri beroperasi selama 24 jam sehingga memungkinkan pelanggan datang kapan saja untuk menyaksikan pertandingan.
“Jadi kan yang nonton itu bisa pesan kopi atau mi goreng di sana. Harganya juga relatif terjangkau,” katanya.
Baca juga: Demam Piala Dunia 2026, ASN Pemkot Malang Tampil Sporty dengan Jersey Timnas Favorit
Beberapa menu yang menjadi favorit antara lain nasi goreng Jawa, bakmi goreng Jawa, dan nasi telur Pontianak yang dijual mulai Rp10 ribu.
Tempat usaha tersebut menyasar kalangan menengah ke bawah dengan konsep warung kopi yang dipadukan dengan fasilitas permainan gim.
Sementara untuk minuman tersedia berbagai pilihan kopi dan minuman ala kafe dengan harga yang tetap terjangkau bagi kalangan menengah ke bawah.
Dengan kapasitas yang dapat menampung puluhan hingga hampir seratus pengunjung, Abel PS berharap momentum Piala Dunia mampu menjadi penggerak ekonomi.
Instruksi ASN mengenakan kostum sepak bola terlihat di ruang kerja Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Malang.
Para pegawai mengenakan kostum sepakbola dari masing-masing tim yang mereka dukung.
Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Malang, Yuyun Nanik Ekowati juga terlihat memakai kostum Timnas Argentina saat memimpin rapat.
"Ya, kami yang ada di Bagian Pemerintahan Kota Malang melaksanakan instruksi atau surat edaran bapak wali kota untuk memakai seragam bola setiap Jumat," ujar Yuyun.
Yuyun menceritakan bahwa para pegawai sudah melakukan persiapan sejak seminggu yang lalu, tepat setelah SE Mendagri diterbitkan.
Sambil tersenyum, ia membeberkan alasan di balik pemilihan kostum yang ia kenakan.
"Saya mengidolakan Argentina dan Korea Selatan. Tapi pada pagi hari ini saya memakai kostum Argentina," ungkapnya.