TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tidak hanya sekolah di bawah Kementrian Pendidikan Dasar dan Menegah (Kemendikdasmen), sekolah di bawah Kementrian Agama (Kemenag) di Kota Bogor yang kondisinya memprihatinkan juga ikut direvitalisasi atas program pemerintah.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan sudah ada belasan SD di Kota Bogor yang telah mendapatkan program ini.
Hal ini AHY ungkapkan saat meninjau revitalisasi bangunan sekolah MTs Negeri 1 Kota Bogor, Jumat (19/6/2026).
"Fasilitas sekolah-sekolah di bawah Kementerian Pendidikan Dasar Menengah, tadi Pak Wali Kota menyampaikan di Bogor contohnya ada 15 SD yang sudah diperbaiki," kata AHY.
"Termasuk tentunya fasilitas pendidikan di bawah Kementerian Agama, baik itu pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, maupun pendidikan menengah. Alhamdulillah, termasuk madrasah tsanawiyah negeri Kota Bogor," imbuhnya.
Tidak hanya bangunan sekolah, peralatan penunjang pembelajaran juga diganti baru.
Terpantau, meja belajar siswa di kelas kini sudah tak lagi menggunakan meja kayu biasa, melainkan meja dengan rangka besi yang terlihat lebih modern.
"Mudah-mudahan pembangunan atau renovasi ini bisa menambah semangat kita semuanya, termasuk para guru yang juga tentunya berharap proses belajar mengajar bisa berjalan semakin baik karena fasilitas madrasah tsanawiyahnya juga semakin layak, semakin baik, bersih, asri," katanya.
"Ini adalah program yang menjadi prioritas dari Bapak Presiden Prabowo Subianto. Ini sebagai respons dari kejadian beberapa saat yang lalu ada salah satu pesantren di Sidoarjo, Jawa Timur yang roboh sehingga ada korban jiwa," imbuh AHY.
Dia menjabarkan, dalam program atas Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 tahun 2025 ada 1.397 madrasah di seluruh Indonesia yang proses revitalisasinya memakan anggaran sekitar Rp4 Triliun.
Tahap pertama ada 548 madrasah single year contract pada 2025 yang telah memakan anggaran kurang lebih Rp1,3 triliun.
Sedangkan pada tahap dua, ini ada yang sifatnya single year contract di Provinsi Kalimantan Barat yang memakan anggaran kurang lebih Rp60 Miliar untuk 13 madrasah.
Sedangkan yang sifatnya multi-years contract 2025–2026 paling banyak, ada 836 madrasah dan progresnya secara umum sejauh ini baru 62 persen.
Pantauan TribunnewsBogor.com, dalam peninjauan renovasi MTs Negeri 1 Kota Bogor inj, AHY juga didampingi Wali Kota Bogor Dedie Rachim, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, pejabat Kemenag dan yang lainnya.
AHY terpantau berkeliling di sekolah ini menemui guru dan siswa sambil melihat progres revitalisasi sekolah tersebut yang sementara ini baru 95 persen selesai.