Marcus Rashford tetap teguh dengan tekadnya untuk kembali secara permanen ke Barcelona meskipun Anthony Gordon telah resmi bergabung di Camp Nou. Manchester United berkeinginan melepas penyerang tim nasional Inggris tersebut pada musim panas ini, namun pemain berusia 28 tahun itu memilih untuk menunggu klub asal Katalunya dan telah menjadikan mereka sebagai tujuan utamanya.
Rashford tetap fokus pada kepindahan ke Barcelona
Rashford semakin memperkuat reputasinya di panggung internasional setelah mencetak gol dalam kemenangan Inggris atas Kroasia di Piala Dunia, meningkatkan harapan di Manchester United bahwa nilai pasarnya bisa meningkat selama turnamen berlangsung. Meski menarik minat dari klub lain, penyerang tersebut menegaskan bahwa Barcelona masih menjadi pilihan utamanya, sebagaimana dilaporkan oleh Sport.
Musim lalu, Rashford menjalani masa peminjaman bersama raksasa Katalan itu dan merasa masih memiliki urusan yang belum selesai di Spanyol. Kedatangan Gordon di Camp Nou tidak mengubah pendiriannya. Rashford kabarnya rela menunggu hingga tahap akhir bursa transfer dengan harapan Barcelona dapat menemukan cara untuk membawanya kembali secara permanen.
Dukungan dari Flick memberi dorongan semangat
Rashford menutup musim lalu dengan dukungan dari pelatih Barcelona, Hansi Flick, yang dilaporkan menyatakan bahwa klub akan melakukan segala cara untuk mempertahankannya di Camp Nou. Meskipun tidak ada jaminan yang diberikan, staf pelatih Blaugrana puas dengan kontribusinya. Walau performanya menurun pada paruh kedua musim, Rashford mampu beradaptasi dengan tuntutan taktik Flick dan menerima peran sebagai pemain pelapis. Ia kerap memberikan dampak positif dari bangku cadangan dan dianggap sebagai opsi penting dalam skuad.
Kendati demikian, apresiasi Barcelona terhadap sang pemain tidak menghapus kendala finansial dalam kesepakatan tersebut. Klub sebelumnya menolak mengaktifkan opsi pembelian senilai €30 juta meski Rashford bersedia menurunkan gajinya demi tetap bertahan.
Masalah keuangan masih menjadi penghalang utama
Hambatan terbesar dalam negosiasi adalah struktur transfer itu sendiri. Manchester United menginginkan penjualan permanen dan tidak tertarik dengan kesepakatan peminjaman lagi, yang menjadi rintangan besar bagi Barcelona. Sementara United ingin segera melepas Rashford, pihak Barcelona harus menyeimbangkan biaya transfer dan komitmen gaji sebelum mengambil langkah serius. Keteguhan Rashford bisa menjadi faktor penentu. Dengan memprioritaskan Barcelona di atas peluang lain, ia dapat memberikan tekanan tambahan bagi semua pihak seiring berjalannya waktu dan menyempitnya opsi di bursa transfer.
Permainan menunggu bagi semua pihak
Saga transfer ini diperkirakan akan terus berlanjut sepanjang jendela transfer musim panas yang panjang. United mungkin tetap pada pendirian mereka untuk menjual secara permanen, namun posisi itu bisa melunak jika tawaran yang sesuai tidak datang sebelum batas waktu. Rashford menyadari risiko dari menunggu Barcelona, meskipun klub Katalan itu masih memprioritaskan perekrutan penyerang tengah utama sebelum mempertimbangkan kembali kesepakatan untuk bintang tim nasional Inggris tersebut.