Drama di Skuad Portugal untuk Piala Dunia Saat Kritik terhadap Cristiano Ronaldo Memecah Pendapat
Dewi Rahayu June 19, 2026 09:33 PM

Tidak mengherankan jika seorang penyerang tengah berusia 41 tahun mungkin tidak lagi secepat dulu dan kesulitan untuk mencapai level kejayaan masa lalunya.

Namun, masih banyak pengagum Cristiano Ronaldo yang enggan menerima kenyataan bahwa ia juga memiliki keterbatasan manusiawi, dan mereka akan tetap membelanya meskipun bukti di lapangan menunjukkan sebaliknya.

Ronaldo menjadi sorotan dalam hasil imbang 1-1 Portugal melawan Republik Demokratik Kongo, dengan catatan gagal mencetak gol di turnamen besar yang kini sudah berlangsung sejak laga pembuka Piala Dunia 2022 — empat tahun dan sepuluh pertandingan yang lalu.

Gelandang Joao Neves, yang mencetak gol pembuka Portugal dalam laga tersebut, mengatakan setelah pertandingan: “Kami tahu apa yang sudah Cristiano lakukan untuk tim nasional kami. Namun saat ini saya merasa, dari dirinya dan dari kami semua, bahwa dia hanyalah salah satu pemain lain yang membantu tim; dia tidak berbeda dari yang lain.”

Pernyataan yang sebenarnya cukup wajar itu justru dianggap oleh sebagian penggemar setia Ronaldo sebagai bentuk penghinaan besar terhadap sang bintang.

Akun media sosial Neves, serta akun milik pacarnya Madalena Aragao, segera dibanjiri kritik dari para penggemar Ronaldo.

Rekan setimnya di Portugal, Bruno Fernandes, dan pemain Paris Saint-Germain, Achraf Hakimi, menunjukkan dukungan mereka kepada Neves melalui emoji di media sosial, namun keduanya juga kemudian mendapat serangan dari penggemar Ronaldo.

Sementara itu, saudari Ronaldo, Katia Aveiro, terlihat menyukai sebuah unggahan yang mengkritik performa Fernandes saat melawan Republik Demokratik Kongo.

Unggahan tersebut berbunyi: “Pemain ini (Fernandes) adalah versi Raphinha untuk Portugal. Ia terlalu sering gagal tampil maksimal di tim nasional.”

Pelatih Roberto Martinez tetap membiarkan Cristiano Ronaldo bermain penuh selama 90 menit, meskipun performanya dikritik keras oleh dua mantan penyerang yang kini menjadi pundit, Chris Sutton dan Thierry Henry. Keduanya juga menilai keputusan Martinez untuk tidak mengganti Ronaldo sebagai langkah yang keliru.

Portugal akan kembali berlaga melawan Uzbekistan pada hari Selasa, sebelum menutup babak penyisihan grup menghadapi Kolombia — yang saat ini memuncaki klasemen grup — pada hari Minggu berikutnya.

Dua tim teratas dari setiap grup akan lolos ke babak gugur, bersama dengan delapan tim peringkat ketiga terbaik.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.