TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Aliansi Masyarakat Madani Tangerang Libas Mafia (Almamater Lima) menggelar aksi unjuk rasa di Kota Tangerang, Jumat (19/6/2026).
Dalam aksi tersebut, Almamater Lima menyoroti perbedaan data terkait luas Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Potret yang berada di kawasan eks Terminal Cikokol, Kota Tangerang.
Koordinator Almamater Lima, Djoko Handoko mengatakan, pihaknya menemukan sejumlah perbedaan informasi mengenai luas Taman Potret berdasarkan hasil observasi lapangan, penelusuran dokumen publik, serta pengukuran yang dilakukan secara mandiri.
Sosok yang akrab disapa Djalu itu menjelaskan, terdapat beberapa data berbeda mengenai luas Taman Potret yang dipublikasikan melalui berbagai sumber.
Menurut dia, di lokasi taman terdapat papan informasi yang mencantumkan luas Taman Potret sebesar 12.000 meter persegi.
Sementara itu, pada portal TamanKita yang dikelola Pemerintah Kota Tangerang, luas Taman Potret tercantum sebesar 9.600 meter persegi.
"Di lokasi terdapat papan informasi milik Pemkot Tangerang yang menyebut luas Taman Potret 12.000 meter persegi. Sementara pada portal TamanKita milik Pemkot Tangerang tercantum luasnya hanya 9.600 meter persegi," kata Djalu, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (19/6/2026).
Selain itu, Almamater Lima juga melakukan pengukuran mandiri menggunakan citra satelit.
Berdasarkan hasil pengukuran tersebut, luas area yang mereka identifikasi berada di kisaran 5.050 meter persegi.
Djalu menyebut hasil tersebut kemudian dibandingkan dengan sejumlah publikasi terdahulu yang pernah memuat informasi mengenai luas Taman Potret.
Atas perbedaan data tersebut, Almamater Lima meminta adanya penjelasan dan klarifikasi dari pihak terkait agar masyarakat memperoleh informasi yang sama dan akurat.
Menurut Djalu, kejelasan data diperlukan untuk menghindari perbedaan persepsi mengenai informasi yang beredar di ruang publik.
"Berdasarkan data-data yang kami temukan, kami berharap ada penjelasan resmi sehingga masyarakat bisa mendapatkan informasi yang jelas dan utuh terkait luas Taman Potret," ujarnya.
Dalam aksi tersebut, Almamater Lima juga menyampaikan sejumlah pertanyaan terkait data kawasan, informasi tata ruang, serta sejumlah informasi publik lainnya yang berkaitan dengan Taman Potret.
Mereka berharap seluruh informasi tersebut dapat dijelaskan secara terbuka oleh pihak yang memiliki kewenangan sehingga tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Djalu mengatakan, aksi yang dilakukan merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat untuk memperoleh kejelasan informasi terkait Ruang Terbuka Hijau di Kota Tangerang.
"Kami menunggu jawaban resmi dari pihak-pihak terkait agar seluruh informasi yang berkembang bisa dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat," katanya.
Baca juga: Pelaku Duel Maut di Cilincing Ditangkap Polisi, Sempat Kabur usai Lawannya Tewas Ditikam
Baca juga: Pertamax Makin Mahal, Mahasiswa di Jakarta Rela Antre Panjang Demi Isi Pertalite
Baca juga: Momen Tak Disangka Mahasiswa Demo di DPR Dapat Sokongan Logistik, Kardus Tulisan "MBG" Jadi Sorotan