Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus Ketua Panitia Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar NU 2026, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), meninjau lokasi rencana penutupan Munas-Konbes NU di STAI Syaichona Moh. Cholil, Bangkalan, Jumat.
“Kita ingin memastikan seluruh titik siap. Mulai dari lokasi acara, alur kedatangan Presiden, alur para tamu undangan, pengamanan, hingga pelayanan peserta. Semuanya harus tertata dengan baik,” ujar Gus Ipul dikutip dari keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.
Menurut Gus Ipul, seluruh persiapan harus dilakukan secara detail, karena penutupan Munas-Konbes NU rencananya dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
Setelah meninjau lokasi dan berdialog dengan sejumlah pihak, Gus Ipul melanjutkan agenda ke Pendopo Kabupaten Bangkalan untuk memimpin rapat koordinasi persiapan penutupan Munas-Konbes NU.
Rapat tersebut dihadiri Bupati Bangkalan Lukman Hakim, Wakil Bupati Bangkalan Moch Fauzan Dja’far, Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, Dandim Bangkalan, sejumlah pejabat terkait, serta para pengurus NU se-Madura.
Gus Ipul menegaskan bahwa koordinasi lintas pihak menjadi kunci agar seluruh rangkaian penutupan Munas-Konbes NU berjalan tertib, lancar, dan penuh khidmat.
“Ini bukan hanya soal teknis acara, tetapi juga soal penghormatan kepada para kiai, para peserta, para tamu, dan tentu kepada Presiden yang kita undang hadir dalam penutupan. Karena itu, semua harus disiapkan sebaik-baiknya,” kata sosok yang juga menjabat sebagai Menteri Sosial itu.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bangkalan, aparat keamanan, Pesantren Syaichona Moh Cholil, Kementerian PU, serta seluruh jajaran NU di Madura yang ikut membantu persiapan acara tersebut.
“Bangkalan adalah tempat yang sangat penting bagi NU. Karena itu kita ingin penutupan Munas-Konbes di sini menjadi momentum yang baik, tertib, dan membawa keberkahan,” ucapnya.
Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 adalah bagian dari tahapan kegiatan organisasi Islam itu dalam menuju Muktamar NU. Karena itu, seluruh penyelenggaraan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.





