Berita Arema FC Hari Ini Populer: Gaung Munas II Aremania Utas Dimulai, Cuci Gudang 16 Pemain
Sarah Elnyora Rumaropen June 20, 2026 07:45 AM

SURYAMALANG.COM, MALANG - Manajemen Arema FC menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) II Aremania Utas yang resmi digelar di Hotel Selecta, Kota Batu, pada 20-21 Juni 2026.

Forum tertinggi ini menjadi momentum krusial bagi suporter untuk melakukan konsolidasi organisasi, merumuskan program pemberdayaan ekonomi, sekaligus memilih jajaran Presidium baru.

Di tengah semaraknya agenda suporter tersebut, manajemen Singo Edan justru mengejutkan publik dengan melakukan perombakan skuad besar-besaran menjelang bergulirnya Super League 2026/2027.

Berikut ulasan selengkapnya:

Gaung Munas II Aremania Utas Dimulai

Arema FC mendukung penuh terhadap pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) II Aremania Utas yang akan berlangsung di Hotel Selecta, Kota Batu, pada 20-21 Juni 2026. Forum tersebut akan menjadi ajang evaluasi organisasi, penyusunan program kerja, sekaligus pemilihan Presidium Aremania Utas untuk periode berikutnya.

Marketing Communications & Public Relations Arema FC Munif Wakid berharap, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar. Selain itu, menghasilkan keputusan yang membawa manfaat bagi organisasi suporter maupun perkembangan Arema FC ke depan.

“Semoga seluruh rangkaian sidang berjalan lancar, demokratis, dan menghasilkan keputusan terbaik bagi Aremania. Mari terus menjaga soliditas, menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan, serta bersama-sama mendukung kemajuan Arema yang kita cintai,” ujar Munif.

Menurutnya, Munas II menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menjaga semangat kebersamaan yang selama ini menjadi kekuatan utama Aremania.

Sementara itu, Manager Operasional Arema FC Sudarmaji menilai, Munas II Aremania Utas menjadi fase lanjutan dari perjalanan organisasi yang akan memasuki periode kedua kepemimpinan presidium. Karena itu, ia berharap forum tersebut mampu melahirkan berbagai ide dan gagasan baru yang dapat menyempurnakan program-program yang telah dirancang sebelumnya.

“Ini menjadi periode kedua keberadaan organisasi presidium. Karena itu, fase yang akan dijalani adalah mengimplementasikan program-program kerja yang sudah direncanakan selama dua tahun pertama sekaligus menyempurnakannya,” kata Sudarmaji.

Salah satu hal yang menurutnya menarik untuk dikembangkan adalah pemberdayaan ekonomi suporter. Dia berharap Aremania Utas dapat merumuskan program yang tidak hanya berdampak bagi anggota, tetapi juga memberikan manfaat bagi klub dan masyarakat Malang Raya.

“Yang menarik adalah bagaimana menyusun pemberdayaan ekonomi suporter. Artinya, bisa menyediakan zona ekonomi eksklusif bagi suporter. Tidak hanya bermanfaat bagi Aremania dan klub, tetapi juga bagi masyarakat Malang Raya secara keseluruhan,” jelasnya.

Selain itu, Sudarmaji juga mendorong penguatan pembinaan perilaku positif suporter melalui pendekatan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

“Pembinaan perilaku positif suporter juga penting. Bahkan bisa masuk melalui kurikulum pendidikan. Untuk mewujudkan itu tentu membutuhkan kerja sama dengan para pemangku kebijakan di Malang Raya,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, Sudarmaji berpesan agar seluruh peserta Munas tetap mengedepankan persatuan dan menjadikan organisasi sebagai wadah yang memberikan manfaat luas. “Sukses bermunas, jaga persatuan, jadilah organisasi yang cerdas dan memberikan manfaat bagi banyak pihak,” tegasnya.

Munas II Aremania Utas akan menjadi forum tertinggi organisasi untuk menentukan arah kebijakan dan kepemimpinan dua tahun ke depan. Selain membahas berbagai program strategis, agenda utama yang akan menjadi perhatian adalah pemilihan Presidium Aremania Utas sebagai nahkoda organisasi pada periode selanjutnya. Dukungan yang diberikan Arema FC diharapkan semakin memperkuat sinergi antara klub dan suporter dalam membangun ekosistem sepak bola yang lebih baik di Malang Raya. 

Cuci Gudang 16 Pemain

Manajemen Arema FC melakukan perombakan skuad secara besar-besaran dengan resmi melepas 16 pemain dan hanya mempertahankan empat nama pilar lama menjelang bergulirnya kompetisi Super League 2026/2027.

Langkah cuci gudang yang mengejutkan ini diambil sebagai bentuk pemanasan bursa transfer sekaligus persiapan tim Singo Edan dalam menghadapi turnamen pramusim yang dijadwalkan bergulir pada Juli mendatang.

Di antara belasan nama yang didepak, keputusan mendepak sang predator lini depan Dalberto Luan Belo serta striker lokal Dedik Setiawan yang telah loyal mengabdi selama satu dekade menjadi sorotan utama para pendukung.

Kompetisi kasta tertinggi yang pastinya akan diikuti oleh 18 klub ini direncanakan mulai bergulir pada awal September 2026.

Meski kompetisi baru digelar September, sebelum menghadapi Super League, PSSI dan I.League merencanakan bakal menggelar turnamen pramusim yang direncanakan bergulir pada Juli mendatang.

Hal ini membuat tidak sedikit tim yang mulai mengumumkan pergerakan skuad mereka.

Apabila sang rival, Persebaya sudah mulai mengumumkan pemain yang didatangkan untuk mengarungi Super League 2026/2027, Arema FC pun mulai pemanasan bursa transfer dengan mengumumkan jajaran pemain musim lalunya yang tak melanjutkan kerja sama dengan tim untuk musim depan.

Manajemen Arema FC tak tanggung-tanggung dalam bursa transfer kali ini, karena setidaknya 16 pemain telah resmi mengakhiri kerja sama dengan tim.

Singo Edan mengumumkan menyudahi kerja sama dengan lima pemain asing yakni Valdeci Moreira, Lucas Frigeri, Dalberto Luan Belo, Pablo Oliveira, dan Luiz Gustavo.

Secara khusus, manajemen Singo Edan memutuskan mengakhiri kerja sama dengan sang predator yakni Dalberto Luan Belo dan mengucapkan terima kasih atas kerja sama selama ini, serta berharap para pemain asing ini bisa meraih kesuksesan di klub barunya.

Tak hanya lima pemain asing tersebut, sebanyak 11 pemain lokal pun dilepas oleh Arema FC untuk mengarungi kompetisi musim ini.

Pemain lokal yang dilepas ini diisi oleh pilar senior berpengalaman seperti Dedik Setiawan, Samuel Balinsa, hingga Rifad Marasabessy.

Keputusan melepas Dedik Setiawan terbilang cukup mengejutkan karena ia sudah bersama tim selama satu dekade.

Dedik merupakan representasi semangat pantang menyerah, loyalitas, dan kecintaan terhadap klub kebanggaan masyarakat Malang yang setidaknya sudah mengantarkan Singo Edan meraih empat gelar juara Piala Presiden.

Selain pilar senior, ada juga beberapa pemain muda yang dilepas seperti Achmad Figo, Aswin, hingga Shulton Fajar.

Arema FC memang sudah mengumumkan 16 pemain yang didepak, tetapi bukan tak mungkin akan ada pemain lain yang diumumkan menyusul.

Berikut adalah daftar lengkap 16 pemain yang resmi dilepas oleh Arema FC:

  1. Lucas Frigeri (Kiper)
  2. Rifad Marasabessy (Bek Kanan)
  3. Valdeci Moreira (Gelandang Serang)
  4. Iksan Lestaluhu (Bek Kiri)
  5. Agusti Ardiansyah (Penyerang)
  6. Aswin (Gelandang Bertahan)
  7. Andrian Casvari (Kiper)
  8. M. Anwar Rifai (Bek Tengah)
  9. Bayu Aji (Bek Tengah)
  10. Shulton Fajar (Gelandang Bertahan)
  11. Achmad Figo (Bek Kanan)
  12. Dedik Setiawan (Penyerang)
  13. Dalberto Luan Belo (Penyerang)
  14. Pablo Oliveira (Gelandang Bertahan)
  15. Samuel Gideon Balinsa (Gelandang Tengah)
  16. Luiz Gustavo (Bek Tengah)

Dalam pengumuman terbaru, tidak hanya mengumumkan daftar keluar, Arema FC juga mengumumkan sebanyak empat pemain yang dipertahankan.

Mereka adalah pemain senior seperti Dendi Santoso, Johan Alfarizi, Jayus Hariono, dan satu pemain muda Tito Hamzah (Hamzah Titofani Rivaldy).

Arema FC masih memercayai para pemain ini untuk mengarungi kompetisi musim depan dan berharap performa tim bisa lebih baik nantinya.

Tak hanya mempertahankan kerangka pemain tersebut, Arema FC juga memastikan tetap mempertahankan pelatih kepala mereka yakni Marcos Santos beserta sang asisten, Andre Caldas.

 

(BolaSport.com/Wila Wildayanti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.