Curhat Bocah 5 Tahun Ungkap Kematian Ibunya, Tetangga Awalnya Tak Curiga
TRIBUNJATENG.COM, TAMBORA - Kasus pembunuhan seorang wanita dengan terduga pelaku suaminya sendiri terungkap karena curhat seorang bocah.
Anak yang masih berusia lima tahun itu mengatakan ke tetangga kalau ibunya telah dicekik.
Kini polisi pun turun tangan.
Baca juga: 2 Anaknya Disiram Air Keras Si Ibu Diam Saja, Terungkap Alasannya Setelah Pelaku Tertangkap
Diketahui, seorang perempuan berinisial R (40) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di kawasan Jalan Padamulya VIII, RT 001/09, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (19/6/2026).
Korban menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh suaminya sendiri, ES (30).
Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat mengatakan, peristiwa tersebut terungkap setelah seorang tetangga korban mendapat cerita dari anak pasangan tersebut yang masih berusia lima tahun.
Menurut Wahyu, pada Jumat dini hari sekira pukul 02.00 WIB, sejumlah tetangga sempat mendengar pertengkaran antara korban dan pelaku dari dalam rumah.
Namun, warga tidak ikut campur karena mengira hal tersebut merupakan persoalan rumah tangga.
“Sekitar pukul 15.00 WIB, seorang saksi yang melintas di depan rumah korban dihampiri anak korban.
Anak tersebut kemudian bercerita bahwa ibunya telah dicekik menggunakan kain dan sudah meninggal dunia,” ujar Wahyu saat dikonfirmasi.
Mereka lalu mengintip ke dalam rumah dan melihat korban dalam posisi terduduk di ruang tamu dengan cairan keluar dari mulutnya.
Warga selanjutnya melaporkan temuan tersebut kepada ketua RT setempat yang kemudian diteruskan ke Polsek Tambora.
Menerima laporan sekitar pukul 15.20 WIB, petugas Polsek Tambora langsung mendatangi lokasi kejadian.
Di lokasi, polisi menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa.
Pada bagian leher korban ditemukan kain sprei berwarna pink yang terikat ke teralis jendela.
“Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi,” kata Wahyu.
Dari hasil penyelidikan awal, polisi mengarah pada dugaan keterlibatan suami korban.
Saat petugas masih berada di lokasi untuk mengamankan TKP, pelaku diketahui keluar dari dalam rumah.
“Terduga pelaku kemudian langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Tambora untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Wahyu.
Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa satu helai kain sprei berwarna pink yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati guna menjalani visum dan autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian.
Saat ini, penyidik masih mendalami motif serta kronologi lengkap kejadian tersebut. (TribunJakarta.com)