TRIBUNNEWS.COM - Hasil matchday 2 Grup C Piala Dunia 2026, Brasil sukses mengatasi perlawanan Haiti dengan skor mencolok, Sabtu (20/6/2026) pagi.
Sesuai dengan prediksi Football Enthusias Septiansyah Rizki, Brasil akan bermain all out untuk merebut kemenangan pertama di Piala Dunia 2026 dengan minimal mencetak dua gol.
"Untuk hasil akhir Brasil paling tidak bisa menang dengan selisih minimal dua gol. Prediksi saya 2-0 atau 3-1," kata Rizki kepada Tribunnews, Jumat (19/6/2026).
"Hasil laga pertama yang kurang maksimal membuat Brasil tentu akan all out untuk mendapatkan poin penuh."
Pada laga pagi ini, Brasil menang dengan skor 3-0 melalui gol Matheus Cunha (23',36') dan Vinicius (45+3').
Tampil dengan dukungan dominan di Stadion Philadelphia, Brasil memulai pertandingan dengan penuh kepercayaan diri atas Haiti.
Raphinha dan kolega mengincar gol cepat melalui serangan di awal babak pertama.
Upaya yang dilakukan anak asuh Carlo Ancelotti membuahkan kartu kuning pertama untuk pemain Haiti, Jean Jacques pada menit ke-3 yang melakukan pelanggaran keras terhadap Vinicius saat mencoba menyerang dari sisi kiri.
Vinicius kemudian melakukan serangan pertamanya pada menit ke-9, dia melakukan tusukan dari sisi kiri ke dalam kotak penalti.
Namun kepungan pemain Haiti membuatnya kesulitan sehingga kehilangan bola.
Tiga menit berselang, Raphinha memiliki kesempatan untuk mencetak gol ketika mendapat umpan terobosan dari rekannya.
Namun sayang, peluangnya gagal dikonversikan menjadi gol dan posisinya offside saat menerima bola.
Hingga water break babak pertama, Brasil yang tampil mendominasi belum cukup mampu untuk menjebol gawang Haiti.
Pada menit ke-23, gol yang dinanti para penggemar baru tercipta.
Berawal dari aksi Vinicius yang melepaskan tembakan dari jarak dekat, bola dapat ditepis kiper Haiti.
Bola rebound itu coba dihalau oleh Delcroix, namun mengenai kaki Cunha dan mengubah arah bola ke gawang mereka sendiri.
Skor 1-0 untuk keunggulan Brasil.
Tiga belas menit berselang, Brasil menciptakan gol kedua dari hasil kerjasama Vinicius dengan Cunha.
Vini memberikan umpan terobosan ke kotak penalti sisi kiri saat Cunha mencari ruang.
Ia mendapatkan ruang dan kemudian melepaskan tembakan keras dengan kaki kirinya ke pojok atas gawang Haiti.
Skor 2-0 untuk Brasil.
Apes bagi Brasil, lima menit sebelum jeda turun minum mereka harus kehilangan Raphinha yang diperkirakan mengalami masalah dengan kakinya.
Raphinha pun ditarik keluar dan digantikan dengan Rayan.
Pada masa injury time babak pertama, Brasil memperlebar jarak dengan Haiti menjadi 3-0.
Umpan terobosan dari Paqueta dimaksimalkan dengan baik oleh Vinicius.
Vinisius berlari mengejar bola, meninggalkan para pemain bertahan Haiti, dan berhadapan 1vs1 dengan kiper lawan. Dengan ketenangannya, Vini melepaskan tembakan mendatar ke gawang.
Gol Vini menutup keunggulan tiga gol Brasil atas Haiti di babak pertama.
Di awal babak kedua, Brasil sempat mendapat tekanan dari para pemain Hairi, beruntungnya dengan lini pertahanan yang solid mereka dapat mengatasi itu.
Pada menit ke-63, Becker melakukan penyelamatan yang cukup apik setelah menepis bola sundulan pemain Haiti.
Lima menit berselang, Martinelli yang masuk di babak kedua hampir mencetak gol keempat untuk Brasil.
Dia mendapat umpan backheel dari Vinicius, dan kemudian melepaskan plessing ke gawang Haiti. Namun bola tendangannya masih membentur tiang atas gawang.
Pada menit ke-74, Brasil sejatinya mampu menambah satu gol lagi dari kaki Endrick.
Namun sayang, gol Endrick dianulir wasit karena offside.
Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, tak ada tambahan gol yang tercipta dari kedua tim, Brasil menang dengan skor 3-0.
Kemenangan ini membuat Brasil naik ke peringkat pertama Grup C menggeser Maroko yang sebelumnya menang tipis 1-0 atas Skotlandia.
Penentuan juara grup dan runner-up akan berlangsung pada pekan terakhir, Brasil vs Skotlandia, sementara Maroko vs Haiti.
Brasil
Becker, Danilo, Marquinhos, Gabriel, Douglas Santos, Paqueta, Guimaraes, Casemiro, Vinicius, Matheus Cunha, Raphinha.
Pelatih: Carlo Ancelotti
Haiti
Placide, Experience, Delcroix, Duverne, Ade, Arcus, Casimir, Jacques, Bellegarde, Providence, Pierrot.
Pelatih: Sebastian Migne
(Tribunnews.com/Sina)