Piala Dunia 2026, Goris Takene Gembira Timnas Inggris Cetak 4 Gol ke Gawang Kroasia
Edi Hayong June 20, 2026 12:39 PM

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Ketua KPOTI Kota Kupang, Goris Takene mengungkapkan kegembiraannya setelah tim kesayangannya Inggris meraih kemenangan di laga perdana Grup L Piala Dunia 2026.

Empat gol bersarang ke gawang Kroasia menunjukan bahwa Timnas Inggris tidak main-main di ajang bergengsi ini untuk meraih trofi kali ini.

Dia menilai kemenangan Timnas Inggris atas Kroasia menjadi bukti bahwa Inggris masih merupakan salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026. 

Menurut ASN pada Dinas Dikbud Kota Kupang ini kemenangan Inggris atas Kroasia menunjukkan kualitas, kedalaman skuad, dan mental juara yang dimiliki The Three Lions. 

Baca juga: Tribun Network Hadirkan Selebrasi Lokal 2026, Ajak Masyarakat Ikut Meriahkan Piala Dunia

Meski Kroasia sempat memberikan perlawanan sengit, Inggris mampu tampil lebih efektif dan membuktikan diri sebagai tim yang layak memimpin Grup L. Hasil ini menjadi modal penting untuk menghadapi laga berikutnya melawan Ghana dan Panama.

Ia menambahkan bahwa persaingan di Grup L masih terbuka karena Ghana juga meraih kemenangan pada laga perdana sehingga perebutan posisi juara grup belum sepenuhnya aman bagi Inggris. 

Namun dengan performa yang ditunjukkan saat menghadapi Kroasia, peluang Inggris untuk lolos sebagai juara grup sangat besar. 

"Saya melihat Inggris memiliki keseimbangan antara pemain muda dan senior. Jika mampu menjaga konsistensi permainan, mereka tidak hanya berpeluang menjadi juara Grup L, tetapi juga bisa melangkah jauh hingga babak-babak akhir Piala Dunia 2026," ujar Goris Takene.

Baca juga: Tribun Network Hadirkan Selebrasi Lokal 2026, Ajak Masyarakat Ikut Meriahkan Piala Dunia

Untuk diketahui seperti dilansir dari laman resmi FIFA, Inggris memenangi pertandingan pembuka mereka di Piala Dunia 2026 untuk edisi ketiga secara beruntun berkat dua gol brilian Harry Kane serta gol-gol pada babak kedua yang dicetak Jude Bellingham dan pemain pengganti Marcus Rashford.

Babak pertama yang berlangsung penuh drama menghasilkan empat gol, dengan Inggris dua kali unggul melalui dua gol Kane sebelum Kroasia membalas lewat Martin Baturina dan Petar Musa.

The Three Lions pernah unggul lebih dulu melalui situasi bola mati saat kedua tim bertemu pada semifinal Piala Dunia 2018, tetapi akhirnya kalah. 

Kali ini mereka berhasil meraih kemenangan berkat penampilan impresif pada babak kedua yang ditandai gol Bellingham di awal babak dan Rashford menjelang laga berakhir.

Baca juga: Piala Dunia 2026, Fans Neymar Jr di Kota SoE TTS Prediksi Brasil Siap Libas Haiti

Pertandingan diawali dengan penalti yang harus diulang dua kali setelah winger Noni Madueke, salah satu pendatang baru Inggris di Piala Dunia FIFA, dilanggar oleh Luka Modric. 

Kane sebelumnya gagal mengeksekusi penalti pada penampilan terakhirnya di Piala Dunia FIFA, yakni pada perempat final 2022 melawan Prancis, dan Dominik Livakovic mampu menepis tendangan pertamanya ke sisi kiri gawang.

Namun, wasit Clement Turpin memerintahkan penalti diulang setelah tayangan ulang menunjukkan kiper Kroasia tersebut telah bergerak meninggalkan garis gawangnya.

Sementara bek Josko Gvardiol juga melakukan pelanggaran masuk terlalu cepat ke area penalti. Kane kembali mengarahkan tendangannya ke sudut yang sama dan kali ini berhasil mencetak gol. 

Melalui gol keduanya, sundulan hasil sepak pojok Declan Rice, Kane menyamai rekor Inggris milik Gary Lineker dengan koleksi 10 gol di Piala Dunia FIFA.

Baca juga: Dukung Tim Oranje di Piala Dunia 2026, Toti Rela Menabung Berbulan-bulan untuk Beli Jersey Belanda

Untuk gol pertama yang membuat skor menjadi 1-1, Petar Sucic mengalirkan bola kepada Baturina yang melepaskan tendangan melengkung ke sudut kanan gawang melalui sentuhan tangan Jordan Pickford. 

Gol penyama kedudukan kedua, tepat menjelang turun minum, tercipta ketika penyerang Kroasia yang berbasis di Dallas, Musa, menyambut bola dengan tendangan voli dalam sebuah rangkaian serangan rapi setelah Ivan Perisic dengan cerdik menyundul umpan Mario Pasalic melewati lini pertahanan Inggris.

Bellingham, yang dipercaya mengenakan peran nomor 10 di depan Morgan Rogers, mengembalikan keunggulan Inggris dengan melakukan tusukan dari sisi kanan sebelum melepaskan penyelesaian mendatar yang menaklukkan Livakovic. 

Gol tersebut menjadi awal periode dominan Inggris yang menampilkan intensitas permainan seperti yang diminta pelatih Thomas Tuchel, sehingga memaksa Livakovic melakukan sejumlah penyelamatan penting. 

Meski demikian, kiper Kroasia itu akhirnya kembali kebobolan ketika Rashford mencetak gol melalui penyelesaian yang tenang setelah aksi apik sesama pemain pengganti, Bukayo Saka.(yon)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.