Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Komunitas Gada Membaca membuka donasi buku layak baca untuk menambah koleksi bahan bacaan di ruang literasi yang dikelolanya di Dusun Margajaya, Desa Winduraja, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis.
Program tersebut digelar sebagai upaya memperluas akses literasi sekaligus menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar.
Relawan Komunitas Gada Membaca, Naufalia Qisthi, mengatakan pihaknya menerima berbagai jenis donasi, mulai dari buku bekas yang masih layak baca, buku nonpelajaran, hingga mainan edukatif.
“Tidak ada batas minimal donasi. Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin berbagi buku dan sarana edukasi lainnya untuk mendukung kegiatan literasi,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026).
Menurut Naufalia, seluruh buku dan bantuan yang terkumpul nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program yang dijalankan Gada Membaca.
Baca juga: Kisah Anggota Gada Membaca Ciamis, Rela Naik Ojek Jarak Jauh demi Borong Novel Tere Liye Gratis
Mulai dari lapak baca, kegiatan literasi anak, edukasi masyarakat, hingga berbagai aktivitas pemberdayaan lainnya yang rutin dilaksanakan di ruang literasi komunitas tersebut.
Ia menambahkan, momentum liburan sekolah menjadi waktu yang tepat bagi masyarakat untuk mengenalkan budaya membaca kepada anak-anak.
Karena itu, Gada Membaca juga mengajak warga berkunjung dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia.
“Liburan sekolah bisa diisi dengan kegiatan yang bermanfaat. Anak-anak dapat membaca buku, bermain edukatif, dan mengenal ruang literasi bersama keluarga maupun teman-temannya,” katanya.
Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam gerakan donasi ini, bantuan dapat dikirimkan langsung ke Sekretariat Komunitas Gada Membaca di Jalan Ciamis–Cirebon RT 02/03, Dusun Margajaya, Desa Winduraja, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis.
Melalui gerakan tersebut, Komunitas Gada Membaca berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam upaya meningkatkan minat baca dan memperkuat budaya literasi di lingkungan sekitar.
“Setiap buku yang didonasikan akan menjadi jendela pengetahuan bagi banyak orang. Kami mengajak masyarakat bersama-sama menghadirkan lebih banyak buku dan menumbuhkan budaya membaca di tengah masyarakat,” pungkas Naufalia.(*)