Gol Cepat Saibari Antar Maroko Menang 1-0 atas Skotlandia di Piala Dunia
Aurora Nightingale June 20, 2026 02:58 PM

Foxborough (Massachusetts) | Ismael Saibari hanya membutuhkan waktu 21 menit untuk mencetak gol bagi Maroko dalam debutnya di Piala Dunia. Namun kali ini, ia bahkan hanya memerlukan waktu kurang dari satu menit untuk mencatatkan namanya di papan skor pada laga keduanya.

Saibari melepaskan tembakan keras ke pojok atas gawang hanya 72 detik setelah kick-off, membawa Maroko menang 1-0 atas Skotlandia di Stadion Gillette pada Jumat, sekaligus menjaga peluang timnya untuk lolos ke babak gugur Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun.

"Kami menginginkan tiga poin dan kami mendapatkannya," ujar pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi.

Pergerakan bola cepat Maroko membuat Skotlandia kewalahan sejak awal pertandingan.

Saibari berhasil lolos dari kawalan dua bek Skotlandia, sementara Brahim Diaz mengirim umpan terobosan ke arah depan. Penyerang berusia 25 tahun itu mengontrol bola dan menghujamkannya ke pojok kiri atas gawang, di luar jangkauan kiper Angus Gunn.

Maroko, yang mencapai semifinal pada Piala Dunia sebelumnya di Qatar, bermain imbang 1-1 melawan Brasil pada laga pembuka Grup C, di mana Saibari juga mencetak satu-satunya gol untuk timnya.

Skotlandia, yang belum pernah lolos dari fase grup dalam delapan penampilan sebelumnya di Piala Dunia, sebelumnya menang 1-0 atas Haiti di pertandingan pertama.

Pada laga Jumat itu, Skotlandia kalah dalam jumlah tembakan 6-12, kesulitan menciptakan peluang bersih menghadapi pertahanan rapat Maroko.

Hasil negatif tersebut tidak menggoyahkan kepercayaan diri pelatih Skotlandia, Steve Clarke.

"Kami memberikan perlawanan yang baik," kata Clarke. "Kami yakin bisa bersaing di level ini." Maroko hampir menambah keunggulan pada menit ke-52 ketika sundulan Bilal El Khannouss dari umpan sudut Achraf Hakimi berhasil ditepis Gunn.

Skotlandia memiliki peluang di masa tambahan waktu babak pertama ketika Andy Robertson mengirim umpan silang ke arah John McGinn, namun McGinn gagal menyentuh bola di tiang jauh.

Saat Skotlandia berusaha keras menyamakan kedudukan di menit-menit akhir, Maroko justru memiliki dua peluang emas untuk memperbesar keunggulan, namun keduanya meleset dari sasaran.

"Menurut saya, penampilan kami tidak sepenuhnya mencerminkan hasil akhir," ujar gelandang Skotlandia, Lewis Ferguson.

"Kami tampil menyerang dan menekan mereka. Jadi ada hal positif dari dua pertandingan ini yang bisa kami bawa ke laga terakhir." Skotlandia akan menghadapi Brasil pada pertandingan terakhir Grup C hari Rabu di Miami Gardens, Florida, sementara Maroko akan berjumpa Haiti pada waktu yang sama di Atlanta.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.