TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Masyarakat Tanjung Raja di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, dihebohkan dengan penemuan seorang pemuda yang sudah tak bernyawa.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (19/6/2026) petang pukul 16.00 itu terjadi di Lapak Pasar Tanjung Raja.
Polisi telah melakukan identifikasi dan mengevakuasi jasad pemuda tersebut.
Kasi Humas Polres Ogan Ilir, AKP Jonson mengatakan, warga sempat mengira pemuda tersebut tidur.
"Ternyata setelah dicek sudah meninggal dunia. Diduga serangan jantung atau kemungkinan karena angina pektoris (angin duduk)," kata Jonson di Mapolres Ogan Ilir, Sabtu (20/6/2026).
Baca juga: Polisi Ungkap Misteri Penyebab Pemuda di Palembang Ditemukan Tewas Tak Wajar Dengan Tangan Terikat
Diketahui pemuda malang itu bernama Sandi (23 tahun), beralamat di Jakabaring, Palembang.
Sejumlah saksi diperiksa polisi terkait kematian Sandi.
Dalam proses pemeriksaan, polisi tak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Sandi.
"Salah seorang saksi mengaku sempat bertemu almarhum beberapa jam sebelum ditemukan meninggal. Almarhum ini sempat mengeluhkan sakit dan tidak enak badan. Saksi melihat almarhum badannya lemas dan sempoyongan," ungkap Jonson.
Keseharian Sandi sendiri diketahui tergabung dalam komunitas anak punk.
Namun komunitas tersebut terarah dan memiliki pekerjaan.
"Iya (anak punk), almarhum ini bekerja di warung pecel lele," terang Jonson.
Setelah dibawa ke Puskesmas Tanjung Raja, jasad Sandi dibawa ke rumah duka di Palembang.
"Anggota kami membantu pemulangan jenazah. Kami turut mengucapkan belasungkawa kepada keluarga almarhum," tutur Jonson.
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com