TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU – Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Kapuas Hulu resmi diberangkatkan menuju Pontianak untuk mengikuti POPDA Kalimantan Barat 2026.
Menariknya, seluruh atlet yang mewakili Kapuas Hulu tahun ini mendapatkan perlindungan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap keselamatan para atlet selama mengikuti kompetisi.
Keberangkatan kontingen dilepas langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, Ambrosius Sadau, didampingi Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Ketua KONI Kapuas Hulu, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan, di halaman Gedung SATAP Kapuas Hulu, Sabtu 20 Juni 2026.
Dalam arahannya, Ambrosius Sadau meminta para atlet muda Kapuas Hulu memanfaatkan ajang POPDA sebagai sarana mengembangkan kemampuan sekaligus mengukir prestasi di tingkat provinsi.
"POPDA menjadi kesempatan bagi atlet-atlet pelajar untuk mengasah kemampuan dan menunjukkan potensi terbaik yang dimiliki. Gunakan kesempatan ini sebaik mungkin untuk meraih prestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Kapuas Hulu," ujarnya.
Baca juga: Ajukan Anggaran Rp5,7 Miliar, Bupati Kapuas Hulu optimis Atletnya Masuk 5 Besar PORPROV 2026
Ia menegaskan bahwa selain mengejar prestasi, para atlet juga harus menjaga disiplin, semangat juang, dan menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding.
"Jaga semangat, disiplin, dan sportivitas. Yang tidak kalah penting adalah menjaga nama baik Kabupaten Kapuas Hulu di tingkat provinsi," katanya.
Selain membawa misi prestasi, kontingen Kapuas Hulu juga mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah melalui program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
Menurut Sadau, langkah tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada para atlet dari berbagai risiko yang mungkin terjadi selama masa persiapan maupun pertandingan.
"Tahun ini atlet POPDA Kapuas Hulu mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah agar para atlet merasa aman dan terlindungi dari risiko cedera saat bertanding," jelasnya.
Dengan adanya jaminan tersebut, para atlet diharapkan dapat lebih fokus menampilkan kemampuan terbaik tanpa harus khawatir terhadap risiko yang mungkin terjadi selama kompetisi berlangsung.
Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu berharap keikutsertaan dalam POPDA Kalbar 2026 tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan atlet muda yang berkelanjutan menuju ajang olahraga yang lebih tinggi di masa mendatang.