TRIBUNJATIM.COM - Kuasa hukum Sarwendah Tan, Chris Sam Siwu, angkat bicara terkait polemik keterlibatan anak kliennya dalam aktivitas siaran langsung atau live jualan yang tengah ramai diperbincangkan di media sosial.
Isu ini mencuat di tengah memanasnya konflik antara Sarwendah dan mantan suaminya, Ruben Onsu, yang sebelumnya dikabarkan bersinggungan soal akses bertemu anak hingga urusan nafkah.
Situasi tersebut kembali memanas setelah beredar video yang memperlihatkan anak mereka berada di sekitar lokasi live streaming Sarwendah.
Menanggapi hal itu, pihak Sarwendah menegaskan keberadaan anak di sekitar lokasi kerja ibunya bukanlah bentuk eksploitasi.
Menurut kuasa hukum, anak diperbolehkan berada di lingkungan rumah karena lokasi live dilakukan dari kediaman pribadi, bukan studio tertutup.
Chris menjelaskan, langkah tersebut justru bertujuan agar anak dapat tetap dekat dengan ibunya tanpa harus berada di luar rumah.
Dengan begitu, anak tetap bisa berinteraksi dan merasa tenang karena mengetahui aktivitas sang ibu.
"Anaknya bisa setiap hari ketemu ibunya. Ibunya juga merasa tenang di rumah itu," tambahnya.
Ia juga membantah keras anggapan keterlibatan anak dimanfaatkan untuk kepentingan komersial atau peningkatan penjualan.
Baca juga: Hotman Paris Sindir Pacar Sarwendah usai Numpang Iklan di Rumah Ruben Onsu, Sentil Harga Diri
Menurutnya, narasi tersebut tidak tepat dan telah dipelintir dari kondisi sebenarnya.
"Jangan dipelintir seakan-akan anak itu menjadikan senjata untuk menaikkan rating," tegasnya.
Pihak Sarwendah juga menilai kehadiran anak di rumah saat proses live berlangsung merupakan hal yang wajar, mengingat aktivitas tersebut dilakukan di lingkungan keluarga sendiri.
Dalam pandangan mereka, tidak ada pembatasan ketat yang membuat anak dilarang berada di area tersebut.
"Jadi eksploitasi anak itu bukan seperti itu. Eksploitasi anak setiap acaranya ikut, ini tidak," jelasnya.
Bagi Sarwendah, anaknya adalah yang paling utama sehingga tidak ada alasan bagi pemilik nama lengkap Sarwendah Tan itu untuk melarang putrinya datang ke ruangan live.
"Karena itu rumah, anak bisa sewaktu-waktu datang. Jadi anak ini menurut Sarwendah melebihi manajernya, melebihi siapapun. Artinya tidak ada pengekangan, tidak boleh masuk ke ruangan di sana," papar Chris.
Baca juga: Berhenti Beri Nafkah, Ruben Onsu Minta Sarwendah Serahkan Anak: Kalau Gak Sanggup Saya yang Besarkan
Momen putrinya ikut Sarwendah live memicu reaksi dari Ruben Onsu yang mengaku baru mengetahui video tersebut.
Tak hanya menyoroti keterlibatan anaknya dalam siaran langsung penjualan, Ruben juga menyinggung adanya interaksi antara Sarwendah dan Giorgio yang menurutnya menyerupai percakapan pasangan suami istri.
Melalui unggahan di Instagramnya, @ruben_onsu, presenter berusia 42 tahun ini mengawali komentarnya dengan menyentil momen tersebut.
"Wuwwww cici sampe izin dulu ? Lalu adanya percakapan layak nya berumah tangga !!" ujar Ruben Onsu, dikutip Tribunnews, Jumat (19/6/2026).
Ruben kemudian menegaskan dirinya hanya ingin melindungi putrinya.
Ia mengaku melihat perubahan sikap pada Thalia dan merasa hal tersebut tidak seperti yang selama ini dikenalnya.
"Saya di sini hanya menyelamatkan anak saya, Thalia masih ada ayah nya, di sini terlihat Thalia sudah beda, saya sangat mengenal anak saya, Ini bukan dia, ini hasil dari Para penghasut yg sadis," tulisnya.
Duda tiga anak itu juga mengaku terkejut saat mengetahui anaknya ikut terlibat dalam aktivitas live jualan tersebut.
"Saya baru melihat video ini, ternyata sudah terlalu jauh mereka melibatkan anak saya dlm pekerjaan mereka !!" ungkap Ruben.
Menurut Ruben, orang dewasa di sekitar anak seharusnya dapat memberikan batasan dan tidak membiarkan anak berada di dalam siaran langsung.
"Jangan bilang dan gunakan kalimat 'Anaknya yg mau'. Yg dewasalah harusnya mengingatkan dan segera di bawa keluar dari kamera, kalau melihat tayangan ini berarti memang anak saya ada dlm live jualan," tegasnya.
Baca juga: Balasan Ruben Onsu usai Klarifikasi Sarwendah soal Nafkah Rp200 Juta, Soroti Harga Diri
Ruben bahkan mempertanyakan produk yang dijual dan platform yang digunakan untuk siaran langsung tersebut.
"APA NAMA MIE nya INI ?? Ini Live di aplikasi apa ya, kok membolehkan anak dibawah umur ada ??" tulisnya.
Meski menyampaikan keberatannya secara terbuka, Ruben menegaskan dirinya tidak sedang mencari pembenaran.
"Maaf disini saya tidak mencari pembenaran, disini saya hanya sebagai orang tuanya yg punya hak untuk menyelamatkan anak saya," katanya.
Ia juga meminta agar anaknya tidak lagi dilibatkan dalam aktivitas Sarwendah dan Giorgio.
Ruben mengaku mendoakan kebahagiaan mantan istrinya, tetapi berharap urusan mengenai anak tetap menjadi tanggung jawab kedua orang tuanya.
"Juga sbg bukti untuk tidak jadi para pengikut pasangan sweet ini, saya doakan bahagia trs, tp permintaan saya jng libatkan anak saya, ayo berdiri dikaki sendiri dan Urusan kami telah usai tapi urusan anak kami ttp orangtua nya," lanjut Ruben.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Tribunjatim.com