Kapan Pemadaman Listrik Bergilir Berakhir? ini Penjelasan PLN dan Menteri ESDM Bahlil
Arie Noer Rachmawati June 20, 2026 10:14 PM

 

TRIBUNJATIM.COM - Sejumlah daerah di Pulau Jawa, termasuk Jawa Timur mengalami pemadaman listrik bergulir dalam beberapa hari terakhir.

Durasi sampai kapan pemadaman listrik bergilir ini pun dipertanyakan.

Hingga kini, PT PLN (Persero) belum menetapkan jadwal pasti berakhirnya pemadaman bergilir yang dilakukan di sejumlah daerah.

Perusahaan hanya menyatakan pengaturan beban tersebut merupakan langkah sementara untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan.

PLN menjelaskan, kebijakan itu diterapkan setelah terjadinya gangguan pada dua unit pembangkit listrik berkapasitas besar yang memengaruhi pasokan daya ke jaringan.

Akibatnya, perusahaan harus melakukan manajemen beban melalui pemadaman bergilir guna menjaga stabilitas sistem dan mencegah gangguan yang lebih luas.

Baca juga: Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik di Lamongan, PLN Ungkap Penyebab Gangguan

PLN: Bersifat Sementara

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan manajemen beban akan dihentikan secara bertahap seiring membaiknya kondisi pasokan listrik.

Saat ini, sistem kelistrikan Jawa disebut masih beroperasi dan terkendali dengan baik.

Namun, untuk menjaga keandalan pasokan kepada pelanggan, PLN menerapkan pengaturan beban secara terbatas dan terukur di sejumlah wilayah.

"PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Manajemen beban ini bersifat sementara dan akan segera dihentikan secara bertahap seiring dengan membaiknya kondisi pasokan sistem," kata Gregorius, Jumat (19/6/2026), dikutip dari kompas.tv.

Menurut dia, PLN saat ini mempercepat pemulihan pembangkit, mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain, serta melakukan pengaturan operasi sistem untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik.

"PLN terus bekerja sama melakukan percepatan pemulihan," ujarnya.

Baca juga: Surabaya Sidoarjo Gresik Jember Bondowoso Sering Mati Listrik, Apa Penyebabnya? PLN Minta Maaf

Bahlil Pastikan Tidak Ada Rencana Pemadaman

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan tidak ada rencana pemadaman listrik ke depan. 

"Insyaallah nggak," kata Bahlil, Kamis (18/6/2026).

Menurut dia, pemerintah bersama PLN telah membahas strategi untuk memastikan pelayanan listrik kepada masyarakat tetap berjalan, termasuk skema pembayaran kompensasi dan subsidi agar perusahaan memiliki kapasitas keuangan yang memadai.

"Jadi, secara umum, sudah dibahas tadi, nggak ada masalah," ujarnya.

Kementerian ESDM juga meminta PLN mempercepat pemulihan pasokan listrik agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

Baca juga: Malangnya Nasib Pengusaha Air Mineral di Bangkalan saat Listrik Padam 4 Jam, Rugi Rp45 Juta 

Surabaya Sidoarjo Gresik Kota Batu Bangkalan Mati Listrik

Sejak pekan lalu, sejumlah daerah di Jawa Timur, khususnya Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, Kota Batu hingga Bangkalan dilaporkan mengalami mati listrik dengan waktu berbeda-beda.

Sejumlah wilayah mengalami mati listrik secara tiba-tiba selama dua sampai lima jam per hari.

Pada pekan lalu, sejumlah jalan protokol di Surabaya pun terdampak mati listrik pada malam hari hingga memicu kekhawatiran terhadap keselamatan berkendara.

Mati Listrik 3 Kali dalam Seminggu di Bondowoso

Pemadaman listrik bergilir juga terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Bondowoso.

Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi ini juga menimbulkan kerugian bagi usaha yang bergantung pada pasokan listrik.

Nur Alifah Bahsa, penjual ayam dan es kul-kul di Desa Sumbersalam, Kecamatan Tenggarang, mengaku rumahnya sudah mengalami tiga kali pemadaman dalam sepekan terakhir.

Padahal, perumahannya berjarak sekitar 500 meter dari gardu induk listrik.

​Kondisi ini tentu membuatnya khawatir dengan usaha rumahan yang dilakoninya, mulai dari penjualan daging ayam hingga es kul-kul.

​"Iya, kalau mati lama, takut daging ayam di freezer itu rusak. Kalau es kul-kul kan buahnya yang ditaruh di kulkas," jelasnya.

​Senada disampaikan oleh Yusi Effendi, pelaku usaha ayam potong asal Desa Grujugan, Kecamatan Grujugan, Bondowoso.

Dia mengatakan usahanya sangat bergantung pada pasokan listrik.

Daging ayam yang disimpan di freezer berisiko rusak apabila pemadaman berlangsung lama.

​"Kalau lama kualitasnya rusak, sehingga merugikan," ujarnya.

​Selain itu, proses pencabutan bulu ayam yang biasanya menggunakan mesin listrik terpaksa dilakukan secara manual saat listrik padam, sehingga membutuhkan waktu lebih lama.

​Ia juga mengaku biaya listrik prabayarnya meningkat akibat seringnya pemadaman.

Dengan daya 450 VA, token listrik senilai Rp50 ribu yang biasanya cukup untuk sebulan kini hanya bertahan sekitar dua pekan.

Saat dikonfirmasi, menurutnya, jawaban yang diterima hanya sebatas adanya gangguan sistem.

Baca juga: Warga Bangkalan Keluhkan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik, PLN Alasan Penerapan Manajemen Beban

Lapor di PLN Mobile

​Keluhan serupa disampaikan oleh Muhtar, warga Desa Sumbersalam. 

Menurutnya, sepekan ini saja sudah tiga kali terjadi pemadaman selama sekitar tiga jam.

Setiap melapor di PLN Mobile, jawabannya sama, yakni ada perbaikan sistem dengan estimasi sekitar tiga jam.

​"Minggu, Senin, Kamis, padam," ujarnya.

​Dia mengatakan kondisi ini memang mengganggu aktivitasnya.

Apalagi, sumber air di rumahnya menggunakan sumur bor yang ditarik menggunakan pompa air listrik.

​"Pulang kerja mau isi daya baterai (charge) lampu padam. Kalau di perumahan itu kan tandonnya kecil ya, kadang nahan kencing juga kalau tiba-tiba air mati," terangnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Tribunjatim.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.