Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Kompetisi Piala Soeratin kelompok U-13 dan U-15 tingkat Kota Mataram tahun 2026 mulai digelar, Sabtu sore (20/6/2026).
Tahun ini, seluruh pertandingan digelar di Lapangan Karang Genteng setelah Asosiasi Kota (Askot) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Mataram menunjuk SSB Pakargent sebagai tuan rumah.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, Piala Soeratin tahun ini terasa spesial karena bertepatan dengan Piala Dunia 2026.
Karena itu, panitia menghadirkan nunasa FIFA World Cup 2026 di arena pertandingan.
Selain bendera Indonesia, panitia juga memasang bendera negara-negara peserta Piala Dunia 2026 di sekitar lapangan. Dengan harapan penonton merasakan euforia pesta sepak bola dunia sambil menyaksikan pemain muda bertanding.
H Hamzanwadi, selaku ketua panitia Piala Soeratin Kota Mataram menjelaskan, bendera-bendera tersebut sengaja dipasang karena ingin memanfaatkan momentum ajang empat tahunan piala dunia.
Kick off Piala Soeratin dengan Piala Dunia 2026 sebenarnya dijadwalkan bersamaan, pekan lalu. Tapi karena ada beberapa syarat administrasi belum terpenuhi, sehingga baru dibuka sepekan setelah pembukaan Piala Dunia.
"Karena ada persyaratan administrasi akhirnya kami tunda seminggu berikutnya," kata Hamzanwadi, di lapangan pertandingan.
Ide pemasangan bendera ini pun muncul secara spontan. Ia berharap dengan adanya bendera peserta Piala Dunia, para pemain muda di Piala Soeratin 2026 tambah semangat dan termotivasi menjadi pemain top dunia.
"Ide ini baru muncul semalam langsung kami pasang, biar penyelenggaraan Piala Soeratin ini rasa-rasa Piala Dunia," kata Hamzanwadi.
• SSB Pakargent Tuan Rumah Piala Suratin dan Piala Presiden Kota Mataram 2026
Lebih lanjut, mantan pemain NTB ini menjelaskan, Piala Soeratin merupakan agenda rutin PSSI setiap tahun. Tapi tahun ini untuk pertama kalinya diselenggarakan dari tingkat kabupaten/kota.
Juara pada tingkat kota ini nantinya akan melanjutkan perjuangan pada Piala Soeratin tingkat Provinsi NTB melawan tim dari kabupaten/kota lain.
Sebanyak 20 tim dari SSB se-Kota Mataram berpartisipasi sebagai peserta. Mereka terbagi menjadi 10 tim kelompok usia 13 tahun dan 15 tim kelompok usia 10 tahun.
Tim kelompok U-13 terdiri dari: Inspire FC, PSDA Mataram, Infa Mataram, Bhayangkara, Lombok United, Pakargent, Bali United Mataram, Redwood, Anzala FC, dan MSA.
Sementara tim kelompok U-15 terdiri dari: Redwood, Bintang Ampenan, Infa Mataram, Pakargent, Anzala FC, PSDC, Bali United Mataram, PS Mataram, Bhayangkara, dan PSDA Mataram.
Tim-tim ini akan memulai babak penyisihan dari tanggal 20-23 Juni 2026. Dilanjutkan dengan babak semi final dan final.
Sementara itu, pada laga perdana kick off Piala Soeratin 2026, tim Anzala FC bertemu tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Redwood. Pertandingan ini berakhir dengan kemenangan telak 18-0 untuk SSB Redwood.
Ketua harian Askot PSSI Mataram, Haris Maulana mengatakan, ajang ini sebagai upaya untuk menjaring calon pesepakbola dari Kota Mataram.
"Tujuannya untuk mencari bakat terbaik Kota Mataram, apalagi di usia ini masa transisi dari remaja ke dewasa. Mari kita sama-sama bersinergi membangun sepak bola Mataram maju kedepannya," imbuhnya.
Anggota DPRD Kota Mataram ini mengatakan antusiasme tim untuk mengikuti Piala Soeratin 2026 sangat tinggi dibandingkan daerah lain di NTB.
Dengan semangat ini ia berharap, kelak akan semakin banyak lahir pesepakbola dari Mataram yang bisa bermain di kancah nasional maupun internasional.