Manchester United berisiko kehilangan Bradley Barcola karena Arsenal dikabarkan siap bergerak lebih dulu dalam perebutan penyerang berusia 23 tahun tersebut, menurut laporan terbaru.
Hanya sedikit klub di Eropa yang memiliki pemain dengan bakat sekelas Barcola namun tetap menempatkannya di bangku cadangan alih-alih menjadikannya starter utama – tetapi Paris Saint-Germain memang bukan tim biasa. Dipimpin oleh pelatih brilian Luis Enrique, raksasa Ligue 1 itu sukses mempertahankan gelar Liga Champions bulan lalu setelah mengalahkan Arsenal lewat adu penalti di final yang berlangsung di Budapest – kemenangan yang menjadi kebanggaan bagi sepak bola sekaligus bagi Prancis.
Lini depan mereka – yang terdiri dari winger asal Georgia Khvicha Kvaratskhelia, peraih Ballon d’Or Ousmane Dembele, dan bintang muda Prancis Desire Doue – tampil luar biasa dengan total 23 gol di kompetisi Eropa saja. Namun, trio tersebut membuat Barcola sulit mendapatkan tempat reguler, meskipun ia tampil memukau pada musim 2024/25 dengan torehan 21 gol dan 21 assist di semua kompetisi.
Musim ini menjadi pengalaman yang sangat berbeda bagi pemain internasional Prancis itu, dengan hanya mencatatkan total 20 gol dan assist gabungan. Ia juga gagal menjadi starter di semifinal maupun final Liga Champions.
Ada keyakinan yang semakin kuat bahwa jika lulusan akademi Lyon tersebut ingin mencapai potensi penuhnya, ia perlu melakukannya sebagai pemain utama di luar Parc des Princes. Hal ini membuat sejumlah klub, termasuk Setan Merah, waspada dan siap bergerak di bursa transfer musim panas ini.
Laporan yang dikutip oleh The Peoples Person mengungkapkan bahwa Manchester United telah melakukan pembicaraan awal dengan perwakilan Barcola untuk menilai minatnya, meskipun hampir semua klub top Eropa juga disebut telah dihubungi.
Arsenal, Liverpool, Manchester City, Chelsea, Bayern Munich, Barcelona, Real Madrid, Atletico Madrid, Inter Milan, dan Napoli dikabarkan ikut dalam perburuan bersama United – menunjukkan betapa tinggi penilaian terhadap pemain asal Prancis tersebut.
PSG idealnya ingin memperpanjang kontrak Barcola yang berlaku hingga 2028. Namun, keinginannya untuk mencari peluang di tempat lain membuat klub asal Paris itu mulai mempertimbangkan tawaran, dengan banderol yang ditetapkan lebih dari €100 juta (£87 juta).
United sendiri tengah mencari winger kiri baru musim panas ini, meski prioritas utama mereka adalah melakukan perombakan besar di lini tengah. Permintaan PSG dianggap terlalu tinggi karena INEOS sedang memfokuskan sebagian besar anggaran untuk memperbaiki lini tengah yang dianggap melemah di bawah arahan Michael Carrick.
Selain itu, Arsenal dikabarkan tengah menyiapkan “tawaran senilai sekitar €80 juta” (£70 juta), menurut Caught Offside, sebagai bagian dari rencana mereka untuk melanjutkan kesuksesan musim lalu, ketika Mikel Arteta membawa klub tersebut meraih gelar Liga Premier pertama mereka dalam 22 tahun.
Meski tawaran tersebut masih di bawah harga yang ditetapkan PSG, langkah ini menjadi pernyataan niat yang jelas bagi Barcola dan kemungkinan hanya menjadi awal dari negosiasi panjang untuk salah satu transfer terbesar di jendela musim panas ini.
Barcola akan menjadi tambahan luar biasa bagi lini serang United, mampu bergantian dengan Matheus Cunha di sisi kiri atau bermain sebagai penyerang tengah menggantikan Benjamin Sesko. Namun, fokus pada pembangunan ulang lini tengah membuat United kesulitan bersaing secara finansial dengan klub seperti Arsenal.
Hal itu menjelaskan mengapa United kini menunjukkan minat terhadap bintang West Ham, Crysencio Summerville, yang memiliki valuasi kurang dari setengah harga yang diminta PSG untuk pemain sayap asal Prancis tersebut. Dengan demikian, langkah untuk mendatangkan Barcola tampaknya datang satu musim terlalu cepat bagi rencana jangka panjang INEOS.