Bukan Sekedar Bola Biasa, Bola Piala Dunia 2026 Dilengkapi Sensor Akurat, Chip, hingga Dicas Sebelum Dipakai
Siti M June 21, 2026 06:34 AM

Grid.ID - Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan inovasi dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga pada perlengkapan pertandingan. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah bola resmi turnamen bernama Trionda yang dibekali teknologi mutakhir untuk membantu jalannya pertandingan.

Berbeda dengan bola sepak konvensional, Trionda tidak dapat langsung digunakan begitu saja. Sebelum kick-off dimulai, bola ini harus terlebih dahulu diisi daya atau dicas agar seluruh sistem teknologi di dalamnya dapat berfungsi secara optimal.

Bola Piala Dunia 2026 Dilengkapi Chip Sensor Berteknologi Tinggi

Alasan utama bola Trionda perlu diisi daya adalah keberadaan chip sensor pintar yang tertanam di dalamnya. Sensor tersebut menjadi bagian dari sistem teknologi pertandingan yang dikembangkan FIFA bersama Adidas.

Menurut FIFA, chip tersebut memiliki sensor gerak dengan frekuensi 500 Hz yang mampu merekam berbagai informasi penting secara real-time. Teknologi ini dapat mencatat posisi bola, kecepatan, arah pergerakan, putaran, hingga setiap sentuhan yang terjadi selama pertandingan.

Menariknya, seluruh data tersebut direkam hingga 500 kali setiap detik sehingga menghasilkan informasi yang sangat detail dan akurat.

Data Langsung Terkirim ke Sistem VAR

Data yang dikumpulkan sensor tidak hanya disimpan di dalam bola. Informasi tersebut langsung dikirim ke sistem Video Assistant Referee (VAR) untuk membantu wasit dalam mengambil keputusan.

Dengan dukungan teknologi ini, petugas VAR dapat memperoleh data yang lebih presisi mengenai momen ketika bola dimainkan oleh pemain di lapangan.

Kehadiran sensor pintar tersebut diharapkan mampu meningkatkan akurasi keputusan dalam berbagai situasi krusial yang sering menjadi perdebatan.

Pengembangan dari Teknologi Piala Dunia 2022

Penggunaan chip di dalam bola sebenarnya bukan hal baru di ajang Piala Dunia. FIFA pertama kali menerapkannya pada Piala Dunia 2022 di Qatar melalui bola resmi Al Rihla.

Saat itu, sensor digunakan untuk mendukung sistem offside semi-otomatis dengan mengirimkan data posisi bola secara langsung ke ruang VAR.

Namun, teknologi pada Trionda disebut sebagai versi yang lebih canggih. Selain memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi, sistemnya juga terhubung secara lebih mendalam dengan teknologi Connected Ball Technology milik FIFA.

Membantu Deteksi Offside hingga Handball

Keunggulan utama Trionda terletak pada kemampuannya merekam momen tepat ketika bola disentuh atau ditendang pemain.

Data tersebut kemudian dipadukan dengan informasi dari kamera pelacak pemain yang tersebar di stadion. Hasil kombinasi kedua teknologi ini memungkinkan VAR mengetahui secara lebih akurat kapan bola dimainkan dan siapa pemain yang melakukan sentuhan.

Teknologi tersebut juga membantu proses analisis berbagai insiden penting, seperti offside, handball, hingga sentuhan ganda dalam situasi tertentu.

Dengan dukungan data yang lebih rinci, proses pengambilan keputusan dapat berlangsung lebih cepat sekaligus mengurangi potensi kesalahan manusia di lapangan.

Baterai Bertahan Hingga Satu Pertandingan

Karena menggunakan sensor elektronik aktif selama pertandingan berlangsung, chip di dalam bola membutuhkan sumber daya dari baterai isi ulang.

Beberapa laporan menyebutkan sensor yang tertanam di dalam Trionda memiliki bobot sekitar 14 gram. Sementara itu, daya tahan baterainya diperkirakan mencapai sekitar enam jam penggunaan, cukup untuk mengakomodasi satu pertandingan penuh beserta sesi pemanasan sebelum laga dimulai.

Setelah digunakan, bola harus kembali diisi daya agar siap digunakan pada pertandingan berikutnya.

Menjadi Langkah Baru dalam Sepak Bola Modern

Kehadiran bola Trionda menunjukkan bagaimana teknologi semakin berperan besar dalam dunia sepak bola modern. Jika sebelumnya keputusan pertandingan hanya bergantung pada pengamatan manusia, kini data yang dihasilkan sensor pintar dapat menjadi pendukung penting dalam membantu wasit membuat keputusan yang lebih akurat.

Dengan kombinasi chip pintar, sensor berkecepatan tinggi, dan integrasi langsung dengan VAR, bola resmi Piala Dunia 2026 menjadi salah satu inovasi paling menarik yang akan mewarnai turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.