Jangkau Lansia hingga Keluarga Miskin, Pemkab Buleleng Andalkan Sinergi dengan Komunitas Sosial
Putu Dewi Adi Damayanthi June 21, 2026 08:03 AM

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Pemerintah Kabupaten Buleleng mengakui peran komunitas sosial dan yayasan kemanusiaan masih dibutuhkan untuk membantu menjangkau warga yang membutuhkan bantuan. 

Kolaborasi tersebut dinilai mampu memperkuat program-program sosial yang telah dijalankan pemerintah.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Buleleng, I Putu Kariaman Putra, mengatakan pemerintah daerah terus mendorong sinergi dengan berbagai pihak. 

Termasuk komunitas sosial dan yayasan kemanusiaan yang aktif bergerak di masyarakat.

Baca juga: Sulitnya Melacak Lansia Terlantar Tanpa Identitas di Denpasar, Dinsos Kolaborasi dengan Paguyuban

Menurutnya, keberadaan komunitas sosial membantu pemerintah dalam menjangkau kelompok rentan, mulai dari anak-anak, lansia, hingga keluarga kurang mampu yang membutuhkan perhatian.

"Walaupun masyarakat sudah mendapat program pemerintah dari kementerian, provinsi maupun kabupaten, kehadiran yayasan dan komunitas ini menjadi penguatan. Sehingga bantuan yang diterima masyarakat bisa lebih maksimal," ujarnya saat menghadiri peringatan 21 tahun perjalanan kemanusiaan Yayasan Relawan Bali di Taman Kota Singaraja, Sabtu 20 Juni 2026.

Kariaman menjelaskan, selama ini Dinsos P3A Buleleng juga menjalin koordinasi dengan Yayasan Relawan Bali dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Menurutnya, data penerima bantuan yang dimiliki pemerintah dan relawan di lapangan saling melengkapi. Sehingga bantuan yang disalurkan dapat lebih tepat sasaran.

"Data kami dengan relawan di lapangan cukup sinkron. Karena itu bantuan yang diberikan umumnya sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang memang layak menerima," katanya.

Ia mengakui pemerintah memiliki keterbatasan dalam menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial. Karena itu, dukungan dari komunitas sosial, yayasan, maupun program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dinilai penting.

"Kita tidak bisa bergerak sendiri. Perlu dukungan dari semua pihak agar kebutuhan masyarakat yang memerlukan perhatian bisa dijangkau bersama-sama," ucapnya.

Selain bantuan sosial, Kariaman menyebut kebutuhan masyarakat yang masih sering ditemukan di lapangan meliputi jaminan kesehatan, kebutuhan dasar, rumah layak huni, hingga alat bantu bagi lansia dan penyandang disabilitas.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat diharapkan dapat terus diperkuat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara bertahap. (mer)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.