SURYA.CO.ID, JOMBANG – Kecelakaan tunggal menimpa sebuah kendaraan wisata jenis kereta kelinci di Jalan Raya Desa Gempollegundi, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Sabtu (20/6/2026) pagi.
Tiga penumpang mengalami luka-luka setelah kendaraan yang mereka tumpangi kehilangan kendali dan menghantam pohon di tepi jalan.
Suasana perjalanan wisata yang semula berlangsung santai mendadak berubah menjadi kepanikan sekitar pukul 10.00 WIB. Kereta kelinci tanpa plat nomor kendaraan bermotor itu melaju di ruas jalan menurun ketika diduga mengalami gangguan kendali.
Dalam hitungan detik, kendaraan keluar dari jalur dan menabrak pohon di sisi jalan hingga menyebabkan sejumlah penumpang terlempar dan mengalami cedera.
Berdasarkan data kepolisian, kendaraan tersebut dikemudikan Malikhan (60), warga Dusun Balonggading, Desa Sepanyul, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang.
Baca juga: Tragedi Odong-odong Maut Mojokerto, Ternyata Modifikasi Bus Tua
Sementara tiga penumpang yang mengalami luka yakni Kastuka (55), Kanah (67), dan Kasanah (51), yang seluruhnya merupakan warga Desa Keras, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, menjelaskan kecelakaan bermula saat kereta kelinci melaju dari arah utara menuju selatan.
"Ketika melintas di jalan yang menurun, kendaraan diduga tidak stabil hingga akhirnya menabrak pohon yang berada di sisi kanan jalan," ucapnya saat dikonfirmasi Tribunjatim.com.
Benturan keras mengakibatkan tiga penumpang mengalami luka dan harus segera mendapatkan pertolongan. Warga yang berada di sekitar lokasi bersama petugas kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Jombang untuk menjalani perawatan medis.
Meski kendaraan mengalami kerusakan akibat tabrakan, pengemudi dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka dalam insiden tersebut.
Baca juga: Kereta Odong-odong Angkut Siswa TK Terguling di Kecamatan Gumukmas Jember, 9 Korban Luka-luka
Mendapat laporan kejadian, petugas Satlantas Polres Jombang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti serta meminta keterangan dari saksi-saksi guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
"Korban luka ada tiga orang dan sudah mendapatkan perawatan. Untuk penyebab pasti kecelakaan masih kami dalami," ungkap Siswanto.
Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung. Polisi berupaya memastikan faktor yang menyebabkan kendaraan wisata tersebut kehilangan kendali sebelum akhirnya keluar jalur dan menabrak pohon di tepi jalan.