Sembako Solok Selatan Melandai, Harga Bawang Putih Justru Naik
Muhammad Iqbal June 21, 2026 12:02 PM

TRIBUNPADANG.COM, SOLOK SELATAN- Memasuki pekan ketiga bulan Juni 2026, pergerakan harga sejumlah komoditas pangan pokok di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, menunjukkan tren yang bervariatif.

Berdasarkan data terbaru yang dihimpun  pada hari ini, Minggu (21/6/2026), sebagian besar harga kebutuhan dapur masyarakat terpantau mengalami penurunan yang cukup signifikan, sementara sebagian lainnya bertahan stabil dan ada satu komoditas yang mengalami kenaikan.

Informasi perkembangan harga pangan ini  secara berkala melalui kolaborasi lintas sektor di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan.

Baca juga: Harga Bahan Pokok Naik, Pedagang Lontong Sayur di Padang Pertahankan Harga Meski Untung Menipis

Adapun instansi yang terlibat langsung dalam pendataan ini meliputi Bagian Perekonomian dan SDA; Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan; serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Solok Selatan.

Salah satu penurunan harga yang paling melegakan bagi masyarakat adalah komoditas beras.

Harga beras per kilogram yang pada pekan kedua Juni 2026 sempat menyentuh angka Rp16.900, kini pada pekan ketiga turun menjadi Rp16.300.

Kabar baik juga datang dari bumbu dapur utama, yakni bawang merah. Komoditas ini mencatatkan penurunan harga yang cukup tajam dibanding pekan sebelumnya.

Jika pada pekan kedua harga bawang merah berada di angka Rp38.200 per kilogram, kini di pekan ketiga harganya melandai ke angka Rp33.700 per kilogram.

Baca juga: Harga Bahan Pokok Melambung, Rumah Makan di Padang Naikkan Harga dan Kecilkan Porsi Lauk

Selain bawang merah, bagi pecinta kuliner pedas, harga cabe rawit di Solok Selatan pekan ini juga dilaporkan ikut turun.

Harga cabe rawit yang semula bertengger di angka Rp39.200 per kilogram, kini bisa ditebus masyarakat dengan harga Rp37.500 per kilogram pada pekan ketiga ini.

Selanjutnya, penurunan tipis juga terjadi pada sektor pemenuhan protein hewani masyarakat, khususnya telur ayam ras.

Harga telur ayam ras mengalami penurunan dari Rp29.300 per kilogram pada pekan lalu, menjadi Rp29.100 per kilogram pada pekan ini.

Untuk sektor minyak goreng, pergerakan harga terjadi pada jenis minyak goreng kemasan. Harga minyak goreng kemasan per liter turun tipis dari Rp23.000 menjadi Rp22.800.

Di balik tren penurunan sejumlah bahan pokok tersebut, tercatat hanya ada satu komoditas utama yang justru merangkak naik pada pekan ketiga Juni 2026 ini, yaitu bawang putih.

Harga bawang putih terpantau mengalami kenaikan dari yang sebelumnya Rp33.800 per kilogram pada pekan kedua, kini naik menjadi Rp34.700 per kilogram.

Sementara itu, untuk beberapa komoditas strategis lainnya terpantau bertahan stabil atau sama persis dengan harga pada pekan kedua sebelumnya.

Salah satunya adalah cabe merah yang harganya tetap kokoh bertahan di angka Rp48.800 per kilogram, tidak mengalami kenaikan maupun penurunan.

Kondisi stabil juga terjadi pada komoditas daging ayam ras, di mana harga per kilogramnya tetap berada di angka Rp43.700, dan harga per ekornya ajek di angka Rp75.000.

Sama halnya dengan daging ayam, harga daging sapi segar di Solok Selatan juga terpantau tidak mengalami perubahan, yakni tetap bertahan di harga Rp150.000 per kilogram.

Terakhir, untuk komoditas pemanis pangan dan minyak goreng curah juga terpantau stabil, di mana minyak goreng curah tetap di angka Rp21.400 per liter dan gula pasir bertahan di harga Rp20.000 per kilogram. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.