TRIBUN-BALI.COM - Demam Piala Dunia 2026 tidak hanya terasa di layar kaca, tetapi juga mulai meramaikan berbagai sudut Pulau Dewata lewat agenda nonton bareng atau nobar yang digelar di sejumlah daerah.
Mulai dari Denpasar, Tabanan hingga Buleleng, masyarakat bisa menikmati atmosfer pesta sepak bola terbesar dunia lewat layar lebar, videotron, hingga sport bar dengan suasana yang meriah dan terbuka untuk umum.
Berikut daftar 8 lokasi nobar Piala Dunia 2026 di Bali yang bisa menjadi pilihan untuk menyaksikan pertandingan tim favorit bersama keluarga, sahabat, maupun komunitas pecinta sepak bola.
Salah satu lokasi yang ikut meramaikan euforia Piala Dunia 2026 di Bali adalah De Berry Beerhouse Denpasar.
Baca juga: Info Lokasi dan Jadwal Nobar Piala Dunia 2026 di Buleleng dan Tabanan Bali, Gratis Setiap Hari!
Tempat yang dikenal sebagai spot nonton bareng (nobar) favorit ini memastikan tetap menghadirkan tayangan pertandingan melalui layar lebar atau big screen meski jadwal mayoritas laga berlangsung dini hari hingga pagi hari waktu Indonesia.
Manajemen De Berry mengaku sudah berpengalaman menggelar nobar berbagai kompetisi internasional, namun Piala Dunia kali ini menghadirkan tantangan tersendiri karena perbedaan zona waktu dengan negara tuan rumah Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Untuk menjaga kualitas pengalaman menonton, De Berry memilih menayangkan laga-laga tertentu yang berlangsung malam hingga dini hari, seperti pertandingan pukul 03.00–04.00 WIB.
Keputusan tersebut diambil karena penggunaan layar proyektor dinilai kurang optimal jika pertandingan digelar saat kondisi sudah terlalu terang.
Demi memenuhi tingginya permintaan komunitas sepak bola di Bali, pihak manajemen bahkan telah mengurus perizinan hak siar sejak April 2026 dan menyesuaikan jadwal kerja karyawan agar nobar tetap berjalan lancar.
Dari sisi fasilitas, De Berry menyiapkan kapasitas hingga sekitar 100 penonton dengan kenyamanan ideal sekitar 60 kursi.
Pada fase awal turnamen, pengunjung tidak dikenakan tiket masuk dan cukup melakukan pemesanan makanan atau minuman dengan harga mulai Rp25 ribu untuk menikmati pertandingan.
Sementara memasuki babak gugur hingga final, sistem First Drink Charge (FDC) kemungkinan akan diterapkan untuk pengaturan kapasitas dan keamanan.
De Berry juga menyiapkan skema penataan area dan pengelolaan suporter agar suasana nobar tetap nyaman, tertib, dan menjadi ruang berkumpul para pencinta sepak bola di Bali.
De Berry diketahui berlokasi di Jalan Teuku Umar, Denpasar, Bali
Lokasnya ada di Jl. Tukad Yeh Aya IX No.46, Renon, Denpasar, Bali
Tempat ini menjadi salah satu titik nobar alternatif di Denpasar, Bali termasuk untuk laga-laga besar seperti duel Belanda vs Jepang.
Lokasinya berada di kawasan Renon yang cukup strategis untuk dijangkau.
Meksi begitu, belum diketahui apakah lokasi ini juga mengadakan nonton bareng untuk pertandingan lainnya.
Berada di Jalan Bypass Ngurah Rai No.115, Sanur, Denpasar Selatan
Tempat ini mengusung konsep sport bar dan restoran dengan layar besar.
Cocok untuk menikmati pertandingan sambil bersantai dan menikmati menu makanan.
Lokasinya ada di Jalan Danau Tamblingan No.190, Sanur, Denpasar Selatan, Bali.
Venue dengan konsep restoran dan sport bar ini menyediakan beberapa layar besar untuk menayangkan pertandingan Piala Dunia.
Tersedia juga area indoor dan taman belakang.
Lapangan ini terletak di Kabupaten Tabanan, Bali.
Diketahui, Pemerintah Kabupaten Tabanan menggelar nobar terbuka untuk umum di lapangan ini.
Dilansir dari akun instagram Diskominfo Tabanan Bali, diketahui agenda ini disiapkan sebagai ruang berkumpul bagi masyarakat untuk menyaksikan pertandingan bersama dalam suasana penuh semangat, kebersamaan, dan sportivitas.
Melalui layar lebar yang disediakan, warga diharapkan dapat merasakan euforia Piala Dunia 2026 layaknya berada langsung di tengah perayaan sepak bola dunia.
Acara nobar ini terbuka untuk umum sehingga masyarakat dapat datang bersama keluarga, sahabat, maupun komunitas untuk mendukung tim favorit masing-masing.
Selain menjadi hiburan, kegiatan ini juga diharapkan mempererat kebersamaan warga Tabanan di tengah semarak pesta sepak bola empat tahunan yang tahun ini menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah.
Lokasinya ada di Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli memastikan siap ambil bagian dalam kemeriahan turnamen sepak bola terbesar di dunia melalui agenda nonton bareng (nobar).
Agenda nobar ini rencananya digelar di Alun-alun Bangli.
Meski demikian, jadwal pertandingan yang mayoritas berlangsung pada dini hari hingga pagi waktu Indonesia membuat pelaksanaan nobar tidak dilakukan untuk seluruh laga.
Kepada Tribun Bali, Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Artha, memastikan Pemkab Bangli telah menyiapkan skema khusus agar masyarakat tetap bisa menikmati atmosfer Piala Dunia 2026 secara bersama-sama.
“Pasti. Cuma karena pertandingan kebanyakan dini hari dan pagi, tidak semua pertandingan kita gelar nonton bareng. Kemungkinan nonton barengnya untuk pertandingan semifinal dan final,” ujar Sang Nyoman Sedana Artha kepada Tribun Bali dalam wawancara melalui sambungan telepon.
Rencana nobar tersebut diproyeksikan menjadi ruang berkumpul masyarakat sekaligus menghadirkan semarak Piala Dunia 2026 di Bangli.
Turnamen edisi kali ini memang menghadirkan tantangan tersendiri bagi penggemar sepak bola di Indonesia karena perbedaan zona waktu dengan tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Karena itu, laga-laga puncak seperti semifinal dan final dinilai menjadi momentum paling ideal untuk menghadirkan suasana kebersamaan masyarakat melalui layar besar di ruang publik.
Untuk partai semifinal dan final, lokasi nonton bareng akan di pindahkan ke Taman Kota.
Taman Kota yang ada di Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali ini akan menjadi lokasi nobar untuk partai semifinal hingga final yang di selenggarakan oleh Pemkab Buleleng.
Lokasi ini disiapkan untuk fase-fase akhir seperti semifinal dan final agar bisa menampung lebih banyak penonton.
Kadek Lodra mengadakan nobar atau nonton bareng gratis di rumahnya yang berada di Gang Tangkas, Jalan Pesraman, Kedonganan, Kuta, Badung.
Lokasi nobar komunitas yang unik karena dihiasi 48 bendera negara peserta Piala Dunia 2026 dan menggunakan layar proyektor besar untuk menonton bersama.
Bagi Tribunners yang ingin datang, sebaiknya cek kembali jadwal pertandingan dan kapasitas lokasi.
Sebab, beberapa titik nobar bisa lebih ramai saat laga tim-tim favorit atau fase gugur berlangsung.
Selain itu, sebelum datang bisa juga melakukan sedikit riset dengan menghubungi pemilik lokasi di atas melalui media sosialnya untuk mengetahui jadwal nobar tiap-tiap lokasi secara lebih vaild.
Itu tadi rangkuman lokasi nobar atau nonton bareng di seluruh wilayah Bali untuk Piala Dunia 2026.
Semoga membantu!
(*)