Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Wali Kota Bogor Dedie Rachim angkat suara terkait knalpot Biskita Transpakuan yang mengeluarkan asap hitam.
Menurutnya, hal itu sudah diselesaikan oleh operator atau pengelola Biskita.
Knalpot yang berasap ini sendiri dikeluhkan oleh warga atau pengendara lain.
Bahkan, sopir angkutan kota (angkot) mengeluhkan hal yang sama.
Mereka sampai menggeruduk Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor pada Kamis (18/6/2026).
"Sudah kemarin sudah selesai itu," kata Dedie Rachim kepada TribunnewsBogor.com.
Dedie Rachim melihat, kondisi knalpot yang berasap hitam itu disebabkan oleh filter diesel yang memang harus diganti.
"Itukan ada yang masa servisnya atau filter dieselnya itu harus diganti dan hari ini keliatannya sudah diganti," ujarnya.
Disinggung uji emisi, kata Dedie Rachim, hal tersebut sudah ada waktunya.
"Uji emisi itu ada waktunya mereka nanti uji kir itu juga termasuk disitu," ucapnya.
Sementara itu, TribunnewsBogor.com sempat melakukan pemantauan pada Jumat (29/5/2026) lalu.
Pantauan TribunnewsBogor.com, Biskita yang knalpotnya mengeluarkan asap ini mengaspal di Koridor 5 atau K 5 dengan nomor pelat F-7606-AC.
K5 ini sendiri melayani rute Ciparigi-Stasiun Bogor.
Knalpot Biskita ini terpantau mengeluarkan asap di ruas Jalan Juanda, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.
Terhitung sekira 15 detik asap dari knalpot ini terlihat.
Knalpot ini kembali mengeluarkan asap saat hendak melaju kembali usai berhenti di Bus Stop tepat di depan Bank BCA.
Pengendara terutama pemotor yang berada di belakang Biskita ini langsung menghindar.