Berikut Resep Sate Gebug Khas Malang, Simak Bumbu Dibutuhkan
Nur Nihayati June 21, 2026 03:36 PM

 

SERAMBINEWS.COM - Daging diolah menjadi sate menjadi salah satu jamuan istimewa.

Apalagi dimakan bersama keluarga dan tamu dari jauh.

Nah, tiap pertemuan istimewa selalu identik dengan aneka hidangan berbahan dasar daging kurban.

Selain sate dan gulai yang umum disajikan di berbagai daerah, ada satu kuliner khas Jawa Timur yang patut dicoba sebagai menu spesial bersama keluarga, yakni Sate Gebug khas Malang.

Berbeda dari sate pada umumnya, Sate Gebug memiliki ciri khas pada tekstur dagingnya yang sangat empuk. 

Hal tersebut karena daging terlebih dahulu dipukul atau “digebug” sebelum dibumbui dan dibakar di atas bara api.

Tak hanya empuk, sate ini juga memiliki cita rasa gurih manis yang meresap hingga ke dalam serat daging. 

Aroma khas dari proses pembakaran membuat Sate Gebug semakin menggugah selera, apalagi disantap saat masih hangat bersama nasi putih dan sambal kecap.

Kuliner legendaris asal Malang ini cocok dijadikan alternatif olahan daging kurban agar tidak bosan dengan menu yang itu-itu saja. Cara membuatnya pun cukup mudah dan bisa dipraktikkan sendiri di rumah.

Bahan Membuat Sate 

Berikut bahan-bahan yang perlu disiapkan untuk membuat Sate Gebug:

600 gram daging sapi bagian khas dalam
1 sendok makan gula jawa
1 sendok makan air asam jawa
Gula pasir secukupnya
Garam secukupnya
Air secukupnya
Tusuk sate secukupnya
Bumbu Halus:

150 gram kacang tanah
7 siung bawang putih
7 butir kemiri
7 buah cabai merah besar

Cara Membuat Sate Gebug Khas Malang

1. Iris dan Pukul Daging

Langkah pertama, cuci bersih daging sapi terlebih dahulu agar higienis sebelum diolah. Setelah itu, iris daging tipis melebar mengikuti seratnya.

Selanjutnya, pukul-pukul daging menggunakan alat pemukul daging atau ulekan hingga teksturnya menjadi lebih lunak dan empuk. Teknik ini menjadi ciri khas utama dari Sate Gebug.

2. Haluskan dan Campurkan Bumbu

Sangrai terlebih dahulu semua bahan bumbu seperti kacang tanah, bawang putih, kemiri, dan cabai merah hingga harum.

Setelah itu, haluskan seluruh bahan bumbu lalu campurkan ke dalam irisan daging yang sudah dipukul tadi.

Tambahkan gula jawa, air asam jawa, gula pasir, garam, dan sedikit air. Aduk rata hingga seluruh permukaan daging terbalut bumbu secara merata.

3. Diamkan agar Bumbu Lebih Meresap

Setelah dibumbui, diamkan daging selama kurang lebih 30 menit.

Proses marinasi ini penting agar cita rasa gurih dan manis dari bumbu benar-benar meresap hingga ke dalam daging sehingga hasil akhirnya lebih lezat saat dibakar.

4. Tusuk Daging Seperti Sate

Jika bumbu sudah meresap, tusukkan potongan daging ke tusuk sate sesuai selera.

Pastikan daging tersusun rapi agar mudah matang merata saat dibakar.

5. Bakar Hingga Matang dan Harum

Bakar sate di atas bara api sambil sesekali dibolak-balik agar matang sempurna dan tidak gosong.

Aroma asap dari pembakaran akan memberikan cita rasa khas yang membuat Sate Gebug semakin nikmat.

Sate Gebug paling cocok disajikan bersama nasi putih hangat, sambal kecap, dan irisan bawang merah serta cabai rawit.

Tips agar Sate Gebug Lebih Empuk dan Lezat
Agar hasil sate lebih maksimal, pilih daging sapi bagian khas dalam karena teksturnya lebih lembut. Selain itu, jangan melewatkan proses memukul daging karena teknik tersebut membantu serat daging menjadi lebih lunak dan cepat meresap bumbu.

Gunakan bara api sedang saat membakar agar sate matang merata tanpa membuat bagian luar cepat gosong.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.