Ikuti PENAS XVII, Plt Kadistanbun Aceh Bawa Rombongan Kunjungi Komplek Trans Continent di Gorontalo
Muhammad Hadi June 21, 2026 04:03 PM

SERAMBINEWS.COM, GORONTALO – Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh, D Ir Azanuddin Kurnia, SP, MP, IPU, ASEAN Eng, beserta rombongan pada Kamis (18/6/2026) melakukan kunjungan kerja ke komplek industri Trans Continent di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Rombongan dari Aceh ini turut dihadiri oleh Mukhlis, SP, MMA, Habiburrahman, STP, M.Sc, serta sejumlah staf dari Distanbun Aceh dan Dinas Peternakan Aceh. 

Kehadiran mereka disambut langsung secara hangat oleh CEO Trans Continent, Ismail Rasyid, beserta jajarannya.

Plt Kadistanbun Aceh, Azanuddin Kurnia, menjelaskan bahwa agenda kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan kontingen Aceh dalam mengikuti Pekan Nasional (PENAS) ke-XVII di Gorontalo. 

Ia juga membeberkan dinamika jumlah peserta dari Aceh yang hadir dalam ajang nasional tersebut.

"Ada sekitar 200 orang yang akan ikut PENAS dari perwakilan Aceh. Awalnya target peserta dari Aceh (provinsi dan kabupaten termasuk KTNA) sekitar 750 orang tetapi karena terkendala teknis seperti biaya, waktu, tiket yang mahal dan lainnya, jumlah peserta yang ikut jauh berkurang," ujar Azan dalam keteragannya kepada Serambinews.com, Minggu (21/6/2026).

Baca juga: PT Trans Continent Lakukan Penggemukan 150 Sapi di Gorontalo, Targetkan Kapasitas 1.000 Ekor

Intip Gudang Ekspor dan Lahan Pertanian Terintegrasi Seluas 20 Hektare

Dalam kunjungan tersebut, Azanuddin Kurnia bersama rombongan berkesempatan melihat langsung peta operasional komplek Trans Continent. 

Kegiatan diawali dengan sarapan bersama di kantor perusahaan sembari berdiskusi ringan mengenai rekam jejak Ismail Rasyid dalam membangun gurita usahanya di Gorontalo.

Rombongan kemudian diajak meninjau fasilitas gudang raksasa yang memiliki halaman sangat luas. 

Gudang ini berfungsi sebagai sentra penyimpanan berbagai produk dan komoditas sebelum dilepas ke pasar internasional.

"Insya Allah tanggal 23 Juni nanti kita kembali akan melakukan ekspor ke Cina," ujar Ismail Rasyid di lokasi gudang saat memberikan penjelasan kepada rombongan dari Aceh.

Ismail rasyid terima kunjungan rombongan Distanbun Aceh
KUNJUNGAN KERJA - Ismail Rasyid saat mengalami rombongan Plt Kepala Distanbun Aceh, D Ir Azanuddin Kurnia, SP, MP, IPU, ASEAN Eng berkeliling melihat melihat langsung peta operasional komplek Trans Continent di Gorontalo.

Tak hanya gudang ekspor, rombongan juga diajak berkeliling ke area perkebunan kelapa dan lahan tanaman hijauan pakan ternak yang membentang luas. 

Integrasi pakan mandiri ini disiapkan khusus untuk memasok kebutuhan konsumsi sapi secara mandiri. 

Di lokasi yang sama, terlihat hamparan lahan yang baru saja selesai memanen tanaman timun serta tanaman muda lainnya.

"Luas lahan ada sekitar 20 ha semua dengan berbagai macam komoditi yang akan diusahakan tergantung dengan minat pasar dan yang menguntungkan," kata Ismail Rasyid menjelaskan kepada Kadistanbun dan rombongan.

Baca juga: Trans Continent Boyong Tim ke Vietnam, Hadiri Pertemuan Tahunan Globalink Network

Kagumi Sektor Peternakan Sapi dan Sinergi Pekerja Asal Aceh

Sektor lain yang tidak kalah memukau rombongan adalah area peternakan sapi modern yang dirancang memiliki kapasitas tampung hingga 500 ekor. 

Meski belum terisi penuh karena masih dalam proses pembangunan, infrastruktur kandang terpantau sudah memasuki tahap penyelesaian (finishing).

Melihat ekosistem bisnis terpadu tersebut, Azanuddin Kurnia mengaku sangat kagum dan menaruh hormat atas daya juang putra asli Aceh di perantauan tersebut. 

Istimewanya, atmosfer kampung halaman sangat terasa karena Ismail Rasyid turut memberdayakan banyak tenaga kerja asal Aceh.

"Kami merasa berada di Aceh ketika dijamu oleh bg Ismail Rasyid. Banyak pekerja juga yang dari Aceh untuk membantu usaha CEO Trans Continent ini," ungkap Azanuddin.

Azan menilai, kunjungan ini memberikan wawasan baru yang siap ditransfer dan diterapkan di Aceh. 

Pasalnya, lahan seluas 20 hektare tersebut mampu mengombinasikan sektor pertanian tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, hingga perikanan lewat pemanfaatan kolam ikan. 

Belum lagi lini usaha belasan alat berat serta bahan kimia yang dikelola secara simultan.

"Daya juang sahabat kita ini sangat luar biasa dan pantang menyerah. Sebagai sahabat dan kawan sekampung dari Aceh, tentu kita bangga ada sahabat kita yang sukses di kampung orang," puji Azan.

Baca juga: Trans Continent Boyong 9 Orang ke Annual Meeting Globalink di Vietnam, Ini Kata Ismail Rasyid

Ajakan Pulang Kampung dan Komitmen Membangun Daerah

Di sela-sela kekagumannya, Plt Kadistanbun Aceh ini secara terbuka mengajak Ismail Rasyid untuk melirik kembali potensi investasi dan ikut serta membangun kampung halaman di Aceh demi mendongkrak ekonomi masyarakat lokal.

"Mari kita bangun kampung agar banyak terbuka lapangan kerja dan ekonomi masyarakat dapat naik dan terangkat kembali terutama pasca bencana. Telurkan konsep dan kemampuan kepada para pihak di Aceh agar kita cepat bangkit kembali," ajak Azan.

Merespons ajakan bersahabat tersebut, Ismail Rasyid menyambutnya dengan tangan terbuka.

Pengusaha nasional ini menegaskan komitmennya untuk terus melakukan ekspansi bisnis ke daerah-daerah yang memiliki iklim keterbukaan serta kemudahan regulasi yang baik dengan tetap patuh pada aturan hukum dan dukungan sosial masyarakat setempat.

"Insya Allah kita semua usaha mengikuti aturan yang berlaku. Selain itu dukungan masyarakat lokal sangat penting demi kemajuan usaha kita. Mereka menjadi faktor penting dalam jalannya usaha kita,” ujar Ismail Rasyid sembari menikmati kelapa muda bersama di vila komplek Trans Continent tersebut.

“Terkait untuk membangun kembali Aceh, Insya Allah kita akan tetap membantu membangun Aceh sesuai dengan kemampuan kita," pungkasnya.

(Serambinews.com/Yeni Hardika)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.