Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Tiga orang mengalami luka parah setelah diduga menjadi korban pembacokan menggunakan senjata tajam jenis klewang di Jalan Solo-Tawangmangu, tepatnya wilayah Desa Ngemplak, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (21/6/2026) dini hari.
Ketiga korban yakni Aditya Willy, Rahmat Hermawan, dan Panji ditemukan dalam kondisi terluka setelah disabet senjata tajam oleh orang tak dikenal.
Dua di antara korban diketahui merupakan warga Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar.
Peristiwa tersebut sempat membuat geger warga setelah beredar informasi adanya seseorang mengenakan pakaian silat hitam dalam kondisi terluka di wilayah Karangpandan.
Baca juga: Misteri Pembacokan di Jalan Solo-Tawangmangu Karanganyar, Tiga Orang Terluka Parah Disabet Klewang
Seorang relawan ambulans yang enggan disebut identitasnya mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 00.30 WIB.
"Kejadian ada di Ngemplak Karangpandan, ada tiga orang yang kami bawa ke RSUD dr Moewardi Solo, kami dapat laporan, pukul 00.30 WIB," kata dia, Minggu (21/6/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima dari korban, kejadian bermula saat para korban bersama rombongan melintas menggunakan dua sepeda motor dari arah timur menuju barat atau arah Karanganyar.
Saat tiba di wilayah Desa Ngemplak, Kecamatan Karangpandan, tiba-tiba dua sepeda motor tak dikenal mendekati rombongan korban.
Pengendara tersebut diduga membawa senjata tajam jenis klewang dan langsung menyabet para korban.
Baca juga: Fakta Baru Pembacokan di Jalan Gatsu Solo : Korban Sudah Minta Maaf, Pelaku Tetap Ayunkan Celurit
"Info dari korban, mereka jalan ke arah barat ke Karanganyar, tau-tau mereka disabet dengan klewang. Saat itu korban bersama rombongan, para korban naik motor dan yang bawa Sajam itu dua motor," kata dia.
Relawan tersebut mengungkapkan kondisi para korban saat ditemukan sudah mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam.
Darah terlihat mengucur deras dari luka yang dialami korban hingga membuat mereka harus segera mendapat pertolongan medis.
"Saat kami sudah lokasi kejadian, kondisi sudah berdarah, darahnya sudah mancur-mancur karena luka sabetan Klewang, saya langsung bawa ke Barat, dan dua di TKP dibawa RSUD Kartini Karanganyar dan di RSUD Kartini Karanganyar dirujuk ke RSUD dr Moewardi Surakarta, dan sampai di RSUD dr Moewardi Solo, para korban masih hidup," ungkap dia.
Saat ini, ketiga korban telah mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, kronologi lengkap dan pelaku pembacokan masih dalam penelusuran pihak terkait.
(*)