Harga Minyak Goreng di Mamuju Makin Panas Naik Rp3.000 Hingga Rp7.000
Ilham Mulyawan June 21, 2026 04:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Komoditas minyak goreng kemasan, mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan di Pasar Baru Mamuju, Sulawesi Barat.

Kenaikan terjadi merata, untuk kemasan ukuran satu liter maupun dua liter, yang dipicu meningkatnya biaya logistik dan transportasi pengiriman barang.

Baca juga: Gaji 13 untuk 3.000 ASN Mateng Cair Buku Tulis Jelang Tahun Ajaran Baru Jadi Buruan

Baca juga: Couple Goals Pasutri ASN Pemprov Sulbar Sukses Raih Gelar Doktor Bersamaan di Unhas Wisuda 23 Juni

Jamaluddin, seorang pedagang sembako di Pasar Baru Mamuju, mengungkapkan penyesuaian harga ini mulai dikeluhkan konsumen karena terjadi dalam waktu yang relatif singkat.

"Minyak goreng naik semua ukurannya. Untuk yang kemasan 1 liter sekarang dijual Rp 25.000, padahal sebelumnya hanya Rp 22.000," kata Jamaluddin saat ditemui di lapaknya, Minggu (21/6/2026).

Diduga kenaikan dipicu kebijakan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi, sehingga menimbulkan dampak rembesan (multiplier effect) terhadap harga barang kebutuhan pokok. 

Tren kenaikan yang sama juga terjadi pada kemasan ukuran 2 liter. 

Komoditas tersebut kini dibanderol seharga Rp 50.000 per botol/pouch, naik dari harga sebelumnya yang berkisar antara Rp 43.000 hingga Rp 44.000.

Para pedagang dan pelaku usaha mikro di Mamuju berharap pemerintah daerah dapat segera turun tangan melakukan intervensi pasar atau pengawasan rantai distribusi, guna mengantisipasi lonjakan harga yang lebih tinggi pada komoditas penting lainnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.