Mengganti pelatih di tengah turnamen besar bukanlah hal yang belum pernah terjadi, dan tidak selalu berdampak buruk, namun mengambil keputusan untuk melakukannya setelah hanya satu pertandingan di Piala Dunia menunjukkan bahwa ada kesalahan dalam keputusan awal.
Piala Dunia 2026 akan dikenang dalam sejarah sepak bola Tunisia sebagai turnamen yang dimulai dengan Sabri Lamouchi memimpin selama 90 menit melawan Swedia, namun kemungkinan akan berakhir dengan Herve Renard yang karismatik mengambil alih kendali.
Tunisia kalah 5-1 dari Swedia — bukan hanya hasil yang tidak mereka inginkan, tetapi juga membuat peluang mereka untuk lolos ke babak 32 besar menjadi sangat sulit.
Kemenangan Tunisia - 11/2
Hasil Imbang - 14/5
Kemenangan Jepang - 8/15
Tantangan pertama bagi mantan pelatih Maroko, Zambia, dan Arab Saudi itu adalah pertandingan kedua di Grup F melawan Jepang di Estadio BBVA. Dari sudut pandang Jepang, situasi grup masih terbuka setelah mereka membuka turnamen dengan hasil imbang melawan Belanda.
Swedia memimpin klasemen dengan tiga poin dan akan menghadapi Belanda, yang berarti kemenangan bagi Jepang di Monterrey akan membawa mereka lebih jauh ke depan dalam grup serta hampir memastikan tiket ke babak gugur.
Samurai Biru menunjukkan sedikit gambaran tentang kemampuan mereka dalam pertandingan pertama. Mencetak dua gol penyama kedudukan dengan cepat setelah kebobolan mencerminkan semangat khas Jepang di bawah asuhan pelatih Hajime Moriyasu.
Namun, kebobolan dua gol tersebut cukup jarang terjadi setelah mereka sebelumnya mencatatkan beberapa laga tanpa kebobolan melawan Ghana, Bolivia, Skotlandia, Inggris, dan Islandia — rangkaian kemenangan yang diawali dengan kemenangan 3-2 atas Brasil.
Situasi ini bukan hal baru bagi Tunisia, yang telah tersingkir di fase grup dalam dua edisi Piala Dunia terakhir dan belum pernah melangkah lebih jauh dari itu.
Bagi Jepang, ekspektasi jangka pendek maupun jangka panjang jauh lebih tinggi. Otoritas sepak bola Jepang secara terbuka menargetkan kemampuan untuk menjuarai Piala Dunia di masa depan, dan arah perkembangan mereka sejauh ini tampak mendukung ambisi tersebut.
Setelah tampil solid melawan Belanda dan masih memiliki satu laga melawan Swedia jika diperlukan, tim Moriyasu menjadi favorit kuat hari ini dan diperkirakan akan lolos dari grup tanpa banyak kesulitan.
Kekalahan bagi Tunisia akan mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Dengan maksimal tiga poin yang tersisa dan kemenangan atas Belanda sebagai syarat utama, kekalahan telak dari Swedia sudah cukup merugikan.
Bagi Renard, dalam laga debutnya sebagai pelatih, ini sudah menjadi situasi hidup atau mati.
Anda dapat menonton pertandingan Tunisia vs Jepang di Grup F Piala Dunia 2026 secara gratis. Semua informasi yang Anda butuhkan tersedia di panduan cara menonton kami.
Pertandingan ini akan disiarkan langsung di BBC di Inggris, FS1 di Amerika Serikat, dan SBS di Australia.
Apa prediksi Anda untuk laga Tunisia vs Jepang? Beri tahu kami di bawah ini...