Laporan Kontributor Majalengka Adim Mubaroq
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Hamparan bendera Merah Putih berukuran raksasa membelah dinginnya udara puncak Gunung Ciremai, Sabtu pagi (20/6/2026).
Di ketinggian 3.078 meter di atas permukaan laut, puluhan personel Polres Majalengka berdiri mengelilingi bendera kebanggaan bangsa Indonesia yang terbentang megah di kawasan yang dikenal sebagai Atap Jawa Barat tersebut.
Momen penuh makna itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, yang digelar melalui kegiatan
Tim Ekspedisi Polres Majalengka. Dipimpin langsung Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, kegiatan tersebut diikuti Wakapolres, para Pejabat Utama (PJU), para Kasat, Kapolsek jajaran, serta personel Polres Majalengka.
Rita menuturkan, perjalanan menuju puncak Gunung Ciremai bukanlah perkara mudah. Jalur pendakian yang menanjak, suhu yang mencapai belasan derajat Celsius, serta medan berbatu yang menguras tenaga harus dilalui seluruh peserta ekspedisi.
"Namun semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap tanah air membuat setiap langkah terasa lebih ringan," katanya.
Saat rombongan tiba di puncak, lanjut Rita, langit cerah menyambut dengan panorama lautan awan yang membentang luas. Sinar matahari pagi perlahan menerangi kawasan puncak, menciptakan suasana yang menakjubkan.
Di tengah keindahan alam tersebut, bendera Merah Putih raksasa mulai dibentangkan oleh puluhan anggota polisi yang berdiri berjajar di atas bebatuan puncak.
Angin khas pegunungan membuat kain merah putih itu bergelombang seperti ombak. Dari kejauhan, warna merah dan putih tampak kontras dengan birunya langit Ciremai.
Pemandangan tersebut dinilai personel Polres sebagai simbol kuat semangat nasionalisme yang dibawa hingga ke titik tertinggi di Provinsi Jawa Barat.
Menurut Rita, kegiatan pendakian gunung ini bentuk refleksi pengabdian Polri kepada masyarakat dan negara.
Menurutnya, pembentangan Merah Putih di puncak Ciremai menjadi simbol bahwa semangat Bhayangkara harus terus berkibar setinggi-tingginya demi menjaga keamanan, ketertiban, dan pelayanan kepada masyarakat.
"Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi kami untuk memperkuat semangat pengabdian. Pendakian ini mengajarkan arti perjuangan, disiplin, kebersamaan, dan pantang menyerah. Nilai-nilai itu yang harus dimiliki setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas melayani masyarakat," kata Rita.
KBO Satreskrim Polres Majalengka Iptu Suheri mengaku bangga dapat menjadi bagian dari ekspedisi tersebut.
Menurutnya, perjalanan menuju puncak memberikan pelajaran tentang pentingnya kerja sama dan solidaritas.
"Jalur yang dilalui cukup berat dan menguras tenaga. Namun seluruh peserta saling membantu hingga akhirnya berhasil mencapai puncak. Ketika melihat Merah Putih terbentang di Atap Jawa Barat, rasa lelah langsung terbayar. Ada rasa bangga dan haru yang sulit diungkapkan," kata Suheri.
Baca juga: HUT RI 2025, Kapolres Kuningan & Kapolda Jabar Kibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Ciremai