Pekan Olahraga AUM dan BUMM Muhammadiyah se-DIY Jadi Ajang Silaturahmi, UMY Sabet Juara Umum
Muhammad Fatoni June 21, 2026 07:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengukuhkan diri sebagai juara umum dalam gelaran Pekan Olahraga Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan Badan Usaha Milik Muhammadiyah (BUMM) se-DI Yogyakarta, Minggu (21/6/2026).

​Turnamen yang diinisiasi Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY ini sukses menyedot animo luar biasa, dengan melibatkan setidaknya 850 peserta dari berbagai instansi di bawah naungan persyarikatan.

​Keberhasilan UMY merengkuh gelar juara umum dipastikan setelah mengamankan dua medali emas dari cabang olahraga (cabor) mini soccer dan tenis meja.

​Ketua LPO PWM DIY, Edy Prajaka, mengungkapkan ajang yang berlangsung sejak 30 Mei ini dirancang sebagai wadah mempererat persaudaraan antar-karyawan dan pengurus Muhammadiyah di wilayah DIY.

​"Ini merupakan program awal kami yang dimulai dengan pekan olahraga bagi AUM dan BUMM. Antusiasme dari para peserta sangat luar biasa. Ada empat cabor yang dipertandingkan, bulu tangkis, bola voli, tenis meja, dan mini soccer," ujarnya.

​Edy merinci, cabor bulu tangkis diikuti 18 tim, bola voli 15 tim putra dan 4 tim putri, tenis meja 12 tim, kemudian mini soccer yang menjadi magnet tersendiri diikuti oleh 29 tim.

Baca juga: UMY Kecam Aksi Personel Intel Polda DIY Masuk Kampus

​Melihat kesuksesan perdana ini, LPO PWM DIY langsung tancap gas mempersiapkan agenda lanjutan dengan sasaran yang tergolong lebih luas.

Edy membocorkan, pihaknya tengah menyiapkan Pekan Olahraga Cabang Muhammadiyah se-DIY pada bulan November mendatang, bertepatan dengan momentum syiar Milad Muhammadiyah.

​"Hasil dari event ini tentu kita evaluasi. Untuk agenda November nanti, kami berencana memusatkan seluruh cabor di satu tempat, kemungkinan di kampus UMY agar koordinasinya lebih mudah dan nyaman bagi peserta," imbuhnya.

​"Tujuan kita memang untuk silaturahmi dan kompetisi. Tapi kompetisinya belum yang full, sifatnya masih fun, gembira bersama. Masalah keselamatan dan pengamanan peserta tentu jadi bahan evaluasi kami ke depan," imbuh Edy.

​Sementara itu, Ketua PWM DIY, Ikhwan Ahada, memberi apresiasi setinggi-tingginya atas kesuksesan dan kelancaran multi sport event di lingkup persyarikatan tersebut.

Menurutnya, kesehatan fisik merupakan modal utama bagi setiap kader Muhammadiyah, dalam menjalankan misi dakwah di berbagai lini profesi.

​"Ada ungkapan, di dalam jiwa dan fisik yang sehat akan tumbuh akal yang sehat pula. Olahraga ini adalah bagian dari cara kita menyehatkan jasmani. Kesehatan jasmani menjadi sangat penting dan menjadi modal bagi kita semua sebagai seorang dai, apapun profesi kita," katanya. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.