Keluarga Korban Kebakaran di Karombasan Manado Dihibur Dalam Pujian dan Doa
Glendi Manengal June 21, 2026 08:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Lagu rohani "Allah Kuasa Melakukan" terdengar syahdu dari sebuah rumah yang terbakar di Kelurahan Karombasan Lingkungan III, Kecamatan Wanea, kota Manado, provinsi Sulut, Minggu (21/6/2026) sore. 

Pelantun lagu tersebut adalah pemilik rumah Berty dan istrinya, pendeta jemaat GMIM Syaloom Karombasan, BPMJ bersama pelayanan Gereja lainnya. 

Nyanyian itu disusul doa yang dipimpin oleh Pendeta. 

Hamba Tuhan pria ini mendoakan agar keluarga dapat diberi kekuatan menghadapi pergumulan berat dan bangkit kembali bersama Kristus. 

Rumah tersebut menang porak poranda. 

Seng jatuh menutupi bagian depannya. 

Berbagai perabotan dalam rumah berubah jadi puing. 

Termasuk sepeda motor yang sisa rangka. 

Bau asap masih tercium. 

Sesekali kayu jatuh dari atas pohon yang juga ikut terbakar. 

Lokasi TKP hanya berjarak belasan meter dari lampu merah Karombasan. 

Dari Pasar Karombasan berjarak hanya 200 meter. 

Doa tersebut dapat membangkitkan semangat keluarga. 

Mereka yang sebelumnya putus asa beroleh kekuatan untuk memahami kehendak Allah. 

Kebakaran kembali terjadi di kota Manado, Sulut, Minggu (21/6/2026) pagi. 

Si jago merah mengamuk di Kelurahan Karombasan Lingkungan III, Kecamatan Wanea, menyebabkan sebuah rumah terbakar. 

Diduga kebakaran disebabkan ulah seorang perempuan bernama Olni yang membakar sesuatu di samping rumah yang terbakar.

Olni tinggal sebatang kara dan diduga alami depresi yang mengarah pada gangguan jiwa. 

Tribunmanado sambangi lokasi kebakaran pada Minggu sore. 

Police line berwarna kuning melingkari rumah yang terbakar.  

Rumah tersebut nampak porak poranda. Seng jatuh menutupi bagian depannya. 

Berbagai perabotan dalam rumah berubah jadi puing. 

Termasuk sepeda motor yang sisa rangka. 

Bau asap masih tercium. 

Sesekali kayu jatuh dari atas pohon yang juga ikut terbakar. 

Lokasi TKP hanya berjarak belasan meter dari lampu merah Karombasan. 

Dari Pasar Karombasan berjarak hanya 200 meter. 

Berty pemilik rumah menyatakan, awalnya ia melihat asap dari tempat yang didiami Olni.

Tempat tersebut berada di samping rumahnya yang terbakar. 

Ia pun berteriak ada asap. Olni menjawab akan segera memadamkan api tersebut. 

Namun asap malah tambah banyak. Usaha Olni memadamkan api itu sia sia. Tak lama kemudian api muncul. 

"Dan kebakaran terjadi dengan sangat cepat," katanya. 

Ia mengaku sudah menghubungi keluarga yang bersangkutan untuk mencari penyelesaian terhadap masalah tersebut. 

Informasi yang dihimpun Tribun manado dari sejumlah warga di lokasi, Olni kalah itu tengah melakukan pembakaran. Namun mereka tak tahu pasti apa yang dibakar. 

"Entah dia lakukan apa," kata seorang warga yang enggan namanya disebut. 

Menurut dia, Olni kabur setelah kejadian itu. 

Warga tak tahu ia kini berada dimana. 

Dikatakannya Olni memang menunjukkan gejala seperti depresi. 

Dia tinggal sebatang kara. 

"Kami sekitar sini sering beri dia makan," katanya. (Art) 

Baca juga: Terungkap Awal Kebakaran 2 Rumah di Karombasan Manado, Berty Lihat Tetangganya Bakar Sesuatu

(TribunManado.co.id/Art)

-

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.