SERAMBINEWS.COM - Pemerintah Metropolitan Tokyo meluncurkan program beasiswa luar negeri bagi siswa berprestasi sebagai upaya mencetak generasi berwawasan global.
Program ini menawarkan bantuan hingga Rp 883 juta per tahun selama masa studi empat tahun.
Beasiswa ditujukan khusus bagi siswa SMA berkewarganegaraan Jepang yang berdomisili di Tokyo.
Seleksi dilakukan secara ketat dan hanya sekitar 10 siswa yang akan menerima manfaat tersebut setiap tahun.
Penerima harus diterima di universitas-universitas terbaik dunia berdasarkan pemeringkatan internasional.
Besaran bantuan disesuaikan dengan kondisi ekonomi keluarga penerima.
Baca juga: Aiyub Bukhari Salurkan Beasiswa PIP Usulan Teuku Riefki Harsya untuk 4.323 Siswa di Banda Aceh
Program ini juga menerapkan batas pendapatan keluarga agar bantuan lebih tepat sasaran.
Melalui kebijakan ini, Pemerintah Tokyo berharap lahir lebih banyak pemimpin global dari kalangan generasi muda Jepang.
Gubernur Tokyo, Yuriko Koike, mengatakan program ini bertujuan untuk mengembangkan wawasan internasional bagi generasi muda.
“Kami ingin generasi muda selanjutnya mengembangkan wawasan internasional yang kuat sejak masa studi mereka, memperluas potensi, dan menjadi pemimpin global di masa depan,” kata Koike di Majelis Metropolitan Tokyo, dilansir The Japan Times (17/6/2026).
Pendaftaran program beasiswa ini akan dimulai pada 1 Juli hingga 19 Agustus 2026, untuk penerimaan yang dimulai pada tahun fiskal berikutnya pada April 2027.
Seleksi akan dilakukan pada bulan Oktober dan beasiswa akan dikonfirmasi setelah siswa yang terpilih diterima di sekolah-sekolah tersebut.
Baca juga: PWI-IPB Bahas Beasiswa S2 untuk Wartawan, Tawarkan 10 Prodi Magister
Hanya siswa berkewarganegaraan Jepang yang saat ini terdaftar di sekolah menengah atas di wilayah metropolitan Tokyo dan berdomisili di kota tersebut yang berhak mengajukan permohonan.
Melalui proses seleksi yang ketat, akan ada sekitar 10 siswa yang dipilih untuk menerima bantuan tersebut.
Beasiswa akan diberikan selama masa studi empat tahun tanpa pengembalian. Kelayakan penerima akan diperbarui setiap tahun berdasarkan faktor-faktor seperti status pendaftaran.
Beasiswa ini hanya dapat diberikan kepada mahasiswa yang diterima di universitas yang masuk dalam 100 besar dunia menurut Times Higher Education atau QS World University Rankings.
Selain itu, beasiswa juga dapat diberikan kepada mahasiswa yang diterima di universitas yang masuk dalam 10 besar dunia di bidang musik, seni dan desain, seni pertunjukan, atau bidang terkait olahraga.
Besaran hibah maksimal berkisar antara 4 juta hingga 8 juta yen (Rp 441 juta-Rp 883 juta) per tahun, tergantung pada pendapatan rumah tangga siswa.
Siswa yang pendapatan rumah tangga tahunan keluarganya melebihi 20 juta yen (Rp 2,2 miliar) tidak akan memenuhi syarat.
Dalam batas-batas tersebut, Pemerintah Tokyo akan menanggung biaya kuliah di universitas luar negeri dikurangi 1,3 juta yen (Rp 143 juta), yang dianggap setara dengan rata-rata biaya kuliah di universitas swasta di Jepang. (*)
Sumber: https://ohayojepang.kompas.com/read/6207/pemerintah-tokyo-beri-beasiswa-rp-883-juta-per-tahun-bagi-siswa-yang-akan-kuliah-di-kampus-ternama-dunia