Murka Atalia Praratya & Denny Sumargo Lihat Wanita Korban Penyekapan Bandung: Pelaku Kayak Binatang
ninda iswara June 22, 2026 01:51 AM

TRIBUNTRENDS.COM - Kondisi memprihatinkan YTR (29), perempuan korban dugaan penyekapan dan penganiayaan di Bandung, membuat publik figur Denny Sumargo atau Densu mengaku sangat terpukul.

Ungkapan itu disampaikannya saat menghadirkan dua kakak korban dalam podcast yang tayang pada Minggu (21/6/2026).

Kasus ini menyita perhatian publik karena korban sebelumnya sempat dilaporkan hilang selama tiga tahun.

Setelah ditemukan oleh keluarganya, YTR berada dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan dengan sejumlah luka serius di tubuhnya.

Dalam perbincangan tersebut, Densu mengaku telah melihat foto terbaru korban yang dikirimkan kepadanya.

Pemandangan itu, kata dia, begitu menyayat hati hingga membuatnya sulit menyembunyikan emosinya.

Baca juga: Wanita Bandung Disekap Selama 3 Tahun Oleh Pria yang Dikenal di Konser, Disiksa Sampai Susah Bicara

"Kondisinya saya dikirimin fotonya nih ada di sini (HP)....saya ngelihatnya patah hati saya," kata Densu.

Tak berhenti di situ, Densu juga meluapkan kemarahannya setelah mengetahui kondisi fisik korban yang diduga akibat perlakuan pelaku.

Dengan nada emosional, ia mengaku belum pernah mengucapkan pernyataan sekeras itu dalam podcastnya.

"Ini kondisinya... ini pelakunya bener-bener kayak binatang ini, mohon maaf ya, saya belum pernah ngomong (seperti ini)...," ucap Densu menghela napas sambil menggelengkan kepala.

Rasa terkejut Densu semakin bertambah setelah mendengar penuturan Afif dan Melanie, dua kakak korban yang hadir dalam podcast tersebut.

Keduanya membeberkan berbagai luka yang dialami YTR selama diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan.

Mereka menjelaskan bahwa korban mengalami luka di bagian wajah dan mulut yang diduga disebabkan oleh gunting serta silet.

Bahkan, sebagian bibir korban disebut hilang akibat luka yang dideritanya.

Selain itu, kondisi mata korban juga disebut mengalami kerusakan parah.

Keterangan tersebut disampaikan langsung oleh Melanie saat menjelaskan dampak yang dialami sang adik.

"(Mata) yang sebelah kanan hancur, yang sebelah kiri mengecil," ucap Melanie.

Atalia Praratya Emosi Melihatnya

Kemarahan akibat penganiayaan terhadap korban ini juga disampaikan anggota DPR RI Atalia Praratya.

"Saya Atalia hari ini merasakan duka yang sangat mendalam sekaligus kemarahan yang tidak bisa saya sembunyikan," kata Atalia dikutip dari Youtube TV One, Minggu (21/6/2026).

Menurutnya perbuatan pelaku ini sangat keji luar biasa.

Dia pun mendesak aparat agar pelaku dikejar sampai ujung dunia sekalipun.

"Kita dikejutkan oleh sebuah tragedi kemanusiaan yang luar biasa keji di daerah Kabupaten Bandung. Bayangkan seorang perempuan saudari kita menjadi korban penyekapan biadab selama 3 tahun oleh kekasihnya sendiri," kata Atalia.

"Komisi 8 DPR RI mendesak penerapan pasal berlapis paling berat. Saya meminta dengan sangat kejar pelaku sampai ke ujung dunia manapun. Jangan beri ruang bernafas bagi manusia nir kemanusiaan ini," ungkapnya.

Baca juga: Terungkap Awal Mula Pertemuan Wanita Bandung dengan Pelaku Penyekapan, Berawal dari Konser Musik

WANITA BANDUNG DISEKAP - Kronologi Wanita di Bandung disekap pacar selama 3 tahun. (Tribun Trends/KOMPAS.com/M. Elgana Mubarokah)

Pelaku Masih Buron

Diketahui, pelaku penganiayaan dan penyekapan terhadap perempuan berinisial YTR (29) di Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, masih berkeliaran. 

Polisi masih memburu pelaku, yang mana kasus ini ditangani Direktorat PPA dan PPO Polda Jabar.

Dir PPA dan PPO Polda Jabar, Kombes Rumi Untari menegaskan pelaku masih dalam proses pengejaran.

"Masih proses, nanti dikabari. Kami masih lakukan pendalaman," katanya, Minggu (21/6/2026) saat dikonfirmasi Tribun Jabar.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan mengatakan polisi terus berupaya mengejar pelaku.

"Kepolisian sudah beberapa hari ini berjibaku untuk mencari tersangka," kata Hendra, Jumat (19/6/2026).

"Memang dari beberapa hasil pemetaan kita ini, tersangka berpindah-pindah. Dan hampir beberapa waktu kita menggerebek, tetapi yang bersangkutan masih bisa meloloskan diri," ucapnya.

(Tribunnews/TribunBogor)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.