Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva melontarkan candaan mengenai awal perjalanan Neymar di Piala Dunia 2026 yang terganggu cedera, dengan menyebut penyerang tersebut sebagai pemain pertama dalam sejarah yang “bekerja dari rumah”. Bintang Santos itu menjadi penonton di fase awal turnamen di Amerika Utara karena masih menjalani pemulihan dari cedera betis yang berkepanjangan.
Candaan 'kantor rumah' Lula
Saat memberikan pidato di Belo Horizonte, presiden Brasil itu terlibat percakapan ringan dengan seorang penggemar muda tentang kondisi tim nasional. Ketika anak tersebut mengatakan bahwa Neymar adalah pemain terbaik dalam skuad Selecao saat ini, Lula dengan cepat menyoroti absennya pemain berusia 34 tahun itu di lapangan akibat masalah kebugaran yang dialaminya akhir-akhir ini, seperti dilaporkan oleh Globo.
Menyinggung lelucon viral yang ia lihat di media sosial, Lula berkata kepada hadirin: “Saya melihat sesuatu kemarin, bahwa Neymar adalah panggilan pertama pemain home office di dunia. Pemain home office. Saya lihat itu di internet kemarin. Saya pikir sebentar lagi kita mungkin harus membuat tim nasional dengan kecerdasan buatan: 11 Pele.”
Berjuang untuk pulih di Amerika Utara
Walau Lula bercanda mengenai kondisi pemain Santos tersebut, kenyataannya Selecao harus bersabar menunggu mantan bintang utamanya itu pulih. Neymar bekerja tanpa henti untuk memulihkan cedera betis tingkat dua yang membuatnya absen pada dua laga pembuka Brasil di Piala Dunia.
Penyerang itu baru-baru ini terlihat meningkatkan latihan pemulihannya di lapangan rumput di New Jersey, terpisah dari kelompok utama. Meski menjadi bahan candaan “home office” di tanah air, tim medis Brasil mempercepat proses pemulihannya agar ia bisa berkontribusi di fase penting turnamen saat mereka berusaha meraih gelar juara dunia keenam yang bersejarah.
Sejarah presiden dengan bintang Selecao
Ini bukan pertama kalinya Lula menimbulkan kehebohan dengan komentarnya mengenai kondisi fisik penyerang top Brasil. Pada tahun 2006, di masa jabatan pertamanya, ia pernah mempertanyakan kebugaran legenda sepak bola Ronaldo Nazario menjelang Piala Dunia di Jerman, yang kemudian memicu perdebatan publik antara politikus tersebut dan sang 'Fenomeno'.
Saat itu, Lula bertanya kepada pelatih Carlos Alberto Parreira: “Sesekali saya bertemu Ronaldo dan saya tahu dia kurus. Tapi kadang-kadang kita membaca di media Brasil bahwa Ronaldo gemuk. Jadi sebenarnya, dia gemuk atau tidak?”.
Pernyataan itu tidak disukai Ronaldo, yang kemudian membalas dengan komentar terkenal: “Semua orang bilang dia [Lula] banyak minum. Sama seperti itu bohong kalau saya gemuk, mungkin juga bohong kalau dia banyak minum.”
Ancelotti beri pembaruan soal kepulangan Neymar
Pelatih tim nasional Brasil Carlo Ancelotti memastikan bahwa masa latihan terpisah Neymar akan segera berakhir. Setelah kemenangan timnya 3-0 atas Haiti, pelatih asal Italia itu memberikan kabar yang dinantikan para penggemar, menegaskan bahwa penyerang veteran tersebut akhirnya siap kembali bergabung dalam sesi taktik bersama rekan-rekannya.
Ancelotti menjelaskan: “Neymar akan berlatih besok secara individu, dan pada hari Senin bersama seluruh tim. Ia akan tersedia untuk pertandingan melawan Skotlandia.”
Kembalinya pencetak gol terbanyak sepanjang masa Selecao ini menjadi dorongan besar bagi Brasil dalam upaya mereka mengamankan tempat di babak gugur serta membungkam para pengkritik yang meragukan kesiapan Neymar.