Bagaimana Keputusan Transfer Real Madrid Membuat Kapten Chelsea, Reece James, 'Hancur' Setelah Kepergian Marc Cucurella
Rina Kusumawati June 22, 2026 04:49 AM

Kapten Chelsea, Reece James, mengaku merasa “hancur” setelah Marc Cucurella resmi meninggalkan klub untuk bergabung dengan Real Madrid. Bek asal Spanyol itu telah menyelesaikan kepindahan bergengsi ke Santiago Bernabeu untuk bekerja di bawah asuhan Jose Mourinho, meninggalkan kekosongan besar di lini belakang The Blues.

Reece James bereaksi terhadap kepergian Cucurella

James mengungkapkan dampak emosional yang ia rasakan setelah kehilangan Cucurella ke Madrid musim panas ini. Bek internasional Spanyol tersebut menuntaskan transfer senilai €55 juta (£47,5 juta/$63 juta) ditambah bonus tambahan sebesar €5 juta. Kepindahan ini mengakhiri empat tahun masa baktinya di Stamford Bridge, di mana ia turut membantu klub memenangkan Piala Dunia Antarklub dan Liga Konferensi.

Berbicara kepada talkSPORT dari pusat latihan Tim Nasional Inggris untuk Piala Dunia di Kansas City, James menyampaikan kesedihannya melihat rekan setimnya itu pergi ke ibu kota Spanyol. “Ya, saya berbicara dengannya beberapa hari lalu,” ujar James. “Kamu tahu, dia jelas pemain luar biasa, salah satu bek kiri terbaik di dunia. Inilah sepak bola. Pemain datang dan pergi setiap beberapa bulan, dan saya sangat sedih melihatnya pergi. Tapi saya berharap yang terbaik untuknya.”

Tantangan defensif bagi Xabi Alonso

Kepergian Cucurella menjadi tantangan langsung bagi pelatih kepala baru Chelsea, Xabi Alonso. Pria asal Spanyol itu, yang ditunjuk sebagai pengganti permanen Liam Rosenior setelah pemecatannya pada April, kini harus menemukan cara untuk menggantikan pemain yang telah tampil lebih dari 160 kali untuk klub asal London Barat itu. Hal ini menandai dimulainya era baru lainnya di bawah kepemilikan BlueCo, dengan Alonso menjadi manajer permanen keenam sejak pengambilalihan tersebut.

Namun, pihak klub yakin mereka memiliki sumber daya internal untuk menutupi kehilangan itu. Jorrel Hato menunjukkan peningkatan konsisten di Stamford Bridge, sementara pemain internasional Argentina, Valentin Barco, akan segera bergabung dari klub afiliasi Strasbourg. Selain itu, Chelsea juga menaruh harapan besar pada talenta muda Portugal berusia 19 tahun, Geovany Quenda, yang didatangkan dari Sporting CP untuk memperkuat skuad dalam babak baru di bawah kepemimpinan Alonso.

James antusias dengan penunjukan Alonso

Meski merasa “hancur” karena kehilangan rekan penting di lapangan, James tetap menatap masa depan dengan optimisme di bawah Alonso. Penunjukan sosok berprofil tinggi seperti Alonso jelas memberi energi baru di ruang ganti. James, yang tumbuh besar dengan menyaksikan Alonso mendominasi lini tengah di Eropa, sangat bersemangat untuk belajar dari seseorang yang telah memenangkan hampir semua trofi besar selama karier bermainnya.

Pemain internasional Inggris itu mengonfirmasi bahwa ia sudah melakukan pembicaraan melalui telepon dengan mantan gelandang Real Madrid dan Bayern Munich tersebut. Bagi kapten Chelsea, kesempatan belajar dari salah satu otak taktik terbaik di era modern menjadi sisi positif di tengah masa transisi. “Semua orang yang saya ajak bicara tentang dia (Alonso) mengatakan bahwa dia manajer yang luar biasa, meskipun lebih dikenal karena karier bermainnya,” kata James. “Dia memiliki karier yang luar biasa dan saya tak sabar untuk bekerja dengannya.”

Mengelola faktor idola di Cobham

Mendapat arahan dari sosok legendaris bisa menjadi pengalaman yang terasa aneh bagi pemain modern, dan James mengakui akan terasa sedikit “janggal” pada awalnya. Alonso baru saja pensiun dari sepak bola profesional pada 2017, yang berarti banyak pemain dalam skuad saat ini masih memiliki kenangan segar tentang aksinya di lapangan bersama Liverpool dan Madrid. Namun, James tidak asing dengan pengalaman dilatih oleh idolanya semasa kecil.

“Saya pernah mengalaminya saat lebih muda bersama Frank Lampard,” kenang James. “Dia adalah salah satu idola saya ketika tumbuh dewasa. Dan ketika dia menjadi manajer, itu adalah momen yang luar biasa. Seperti yang saya katakan, saya sangat senang Xabi Alonso menjadi manajer kami dan saya benar-benar bersemangat.”

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.