Amad: Bintang Manchester United Serukan Semangat Usai Kekalahan Menyakitkan di Piala Dunia
Rina Kusumawati June 22, 2026 05:12 AM

Penyerang Manchester United, Amad, mengalami pertandingan yang mengecewakan saat menghadapi Jerman dalam ajang Piala Dunia pada Sabtu, 20 Juni, di Stadion Toronto. Pantai Gading memulai laga dengan baik dan berhasil unggul lebih dulu lewat gol Franck Kessie pada menit ke-30.

Amad berperan dalam terciptanya gol tersebut ketika tendangannya tidak berhasil dibuang dengan sempurna oleh lini belakang Jerman, sehingga bola jatuh ke kaki Kessie. Gelandang Al-Ahli itu tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mencetak gol yang membuat para pendukung di stadion bergemuruh.

Namun, tim Die Nationalmannschaft bangkit setelah jeda babak pertama dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-68 melalui Deniz Undav. Saat tampaknya Pantai Gading akan membawa pulang satu poin penting, penyerang VfB Stuttgart itu kembali mencetak gol pada menit keempat masa tambahan waktu babak kedua untuk memastikan kemenangan Jerman.

Meski demikian, hasil imbang 0-0 yang diraih Ekuador melawan Curacao membuat Pantai Gading masih memiliki peluang untuk lolos ke babak gugur. Amad menegaskan bahwa timnya masih bisa mencatatkan sejarah tahun ini.

Berbicara setelah pertandingan, Amad menekankan bahwa timnya akan belajar dari kekalahan tersebut dan tetap bertekad melaju ke babak berikutnya. Ia mengatakan: “Itu adalah pertandingan yang sangat sulit bagi kami, dan kami tahu akan berat karena kami menghadapi tim dengan kualitas tinggi.”

“Mereka memiliki pemain-pemain yang bisa membuat perbedaan kapan saja, tetapi kami akan belajar dari ini dan kami masih bisa melangkah ke babak selanjutnya.”

Pantai Gading pertama kali lolos ke Piala Dunia pada tahun 2006 dan juga tampil dalam dua edisi berikutnya. Namun sejauh ini mereka belum pernah melampaui babak penyisihan grup.

Oleh karena itu, tahun ini menjadi momen bersejarah bagi negara tersebut, karena hasil positif melawan Curacao pada Kamis mendatang dapat membawa mereka melaju ke babak gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah. Peran penting akan dimainkan oleh Amad dari Manchester United, yang mencetak gol saat melawan Ekuador di laga pembuka dan tampil aktif saat menghadapi Jerman.

Amad menunjukkan fleksibilitasnya sepanjang musim 2025/26, menegaskan lagi pentingnya perannya dalam rencana Manchester United. Pemain asal Pantai Gading itu memulai musim sebagai bek sayap di bawah mantan pelatih Ruben Amorim, lalu beralih ke peran menyerang setelah Michael Carrick mengambil alih posisi pelatih.

Kecepatan, etos kerja, dan kelincahan Amad menjadi aset berharga bagi Setan Merah, meskipun ia perlu meningkatkan ketajamannya di depan gawang agar bisa mengamankan tempat di skuad utama musim depan. Dengan Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, dan Benjamin Sesko yang semuanya mencetak dua digit gol di musim 2025/26, Amad harus bekerja keras untuk bersaing.

Amad menutup musim 2025/26 dengan dua gol dan empat assist dalam 33 penampilan bersama klub raksasa Inggris tersebut, dengan hanya satu assist dari 17 pertandingan di bawah asuhan Carrick.

Laporan sebelumnya yang disampaikan oleh The Peoples Person mengonfirmasi bahwa pemain Pantai Gading tersebut masih menjadi bagian penting dari rencana INEOS, dan kabar mengenai kemungkinan kepergiannya dianggap tidak berdasar. Para penggemar United berharap Amad dapat memanfaatkan pengalaman di Piala Dunia untuk tampil lebih baik di musim depan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.