TRIBUNNEWS.COM - Wonderkid Timnas Spanyol, Lamine Yamal, tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya setelah mencetak gol perdana di ajang Piala Dunia 2026.
Gol tersebut lahir saat La Roja membantai Arab Saudi 4-0 pada matchday kedua Grup H, Senin (22/6/2026) pagi WIB, dan menjadi momen yang sangat spesial bagi pemain muda Barcelona itu.
Bagi Yamal, gol ke gawang Arab Saudi bukan sekadar membantu Spanyol meraih kemenangan penting.
Lebih dari itu, momen tersebut menjadi penanda bahwa salah satu mimpi terbesarnya kini benar-benar menjadi kenyataan.
"Perasaan saya luar biasa. Saya selalu bermimpi bermain di Piala Dunia, dan memulai perjalanan saya di sana dengan mencetak gol," ucap Yamal, dikutip dari Mundo Deportivo.
"Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan, karena saya menonton Piala Dunia 2022 saat masih duduk di bangku sekolah," lanjutnya.
Kini dengan perkembangan pesat dari Yamal serta kemampuan pelatih Luis de la Fuente meramu ruang ganti menjadi hanya membuat Spanyol menjadi salah satu tim yang difavoritkan di Piala Dunia 2026.
"(Pelatih) de la Fuente ini terkenal yang mementingkan ruang ganti. Ini kan tugas dari De La Fuente untuk memastikan nama-nama seperti Lamine Yamal dan Nico Wiliams bisa bermain dengan Rodri maupun Fabian Ruiz yang lebih senior," kata Gigih W, seorang football enthusiast, dalam podcast Super Taktik di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
Baca juga: Gol Lamine Yamal Antar Spanyol Ukir Rekor Bersejarah di Piala Dunia
Lamine Yamal menjadi salah satu sorotan utama saat Spanyol mengalahkan Arab Saudi dengan skor telak 4-0.
Ia mencetak gol pembuka yang memberi jalan bagi dominasi La Roja, sebelum Mikel Oyarzabal menambah dua gol dan satu gol bunuh diri lawan melengkapi kemenangan tim asuhan Luis de la Fuente.
Yamal mengakui kemenangan atas Arab Saudi memiliki arti besar bagi Spanyol.
Setelah sebelumnya ditahan imbang tanpa gol oleh Cape Verde pada laga pertama, La Roja memang membutuhkan respons cepat agar peluang lolos ke fase gugur tetap terjaga.
"Kemenangan ini sangat penting, dan saya sangat bersemangat untuk kembali bermain, karena saya sudah lama absen dari lapangan. Sekarang kami akan fokus pada pertandingan melawan Uruguay," ujar Yamal, dikutip dari Mundo Deportivo.
Yamal juga menegaskan bahwa performa meyakinkan Spanyol bukanlah kebetulan.
Menurutnya, La Roja memang datang dengan rencana permainan yang jelas dan langsung menekan lawan sejak menit awal demi memastikan kemenangan.
"Kami menjalankan rencana, dan langsung menekan mereka sejak awal karena ingin membalas. Kami ingin memastikan kemenangan sejak awal babak pertama," tegasnya.
Selain membantu tim meraih kemenangan perdana, rupanya gol Lamine Yamal juga membawa Spanyol mencatat rekor bersejarah di Piala Dunia.
Berdasarkan data OptaJose, Spanyol kini menjadi tim nasional pertama dalam sejarah Piala Dunia yang memiliki dua pemain berbeda berusia 18 tahun atau lebih muda yang mampu mencetak gol di turnamen tersebut.
Rekor itu diawali oleh Gavi saat mencetak gol ke gawang Kosta Rika pada Piala Dunia 2022 dalam usia 18 tahun 110 hari.
Kini, Lamine Yamal menyusul jejak rekannya itu setelah membobol gawang Arab Saudi di usia 18 tahun 343 hari.
Spanyol sendiri saat ini memimpin klasemen Grup H dengan memiliki 4 poin dari dua laga. La Roja unggu dua angka dari Uruguay dan Cape Verde yang ada di peringkat kedua dan ketiga.
Setelah kemenangan meyakinkan atas Arab Saudi, Spanyol kini langsung mengalihkan fokus ke laga terakhir fase grup melawan Uruguay, pada Sabtu (27/6/2026) pukul 07.00 WIB.
Pertandingan tersebut akan menjadi penentu penting dalam perjalanan La Roja di Piala Dunia 2026.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)