Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Warga Tasikmalaya penasaran melihat kapal tongkang batu bara yang terdampar di Pangandaran. Ia sengaja datang untuk melihat langsung kondisi kapal tongkang.
Kondisi kapal tongkang pengangkut material batu bara yang kandas di perairan perbatasan Pantai Batuhiu dan Pantai Sukaresik, Kabupaten Pangandaran, hingga Senin (22/6/2026) pagi masih belum mengalami perubahan signifikan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, badan kapal tongkang masih berada dalam posisi terbalik di bibir pantai setelah sebelumnya mengalami insiden hingga menumpahkan seluruh muatan batu bara yang dibawanya.
Di tengah kondisi air laut yang sedang pasang disertai deburan ombak, bagian rangka dan besi kapal tampak mencuat ke permukaan.
Dari kejauhan, bentuknya menyerupai bangkai kapal viking yang terdampar di kawasan pantai pasir putih cagar alam Pangandaran.
Baca juga: Perusahaan Klaim Faktor Cuaca Picu Kandasnya Tongkang Batu Bara di Pangandaran, Fakta Lain Berbicara
Material batu bara yang sebelumnya sempat terlihat berserakan di sekitar garis pantai kini sudah tidak terlihat lagi.
Belum diketahui secara pasti apakah material tersebut sudah tersapu ombak, tenggelam, atau mulai dilakukan penanganan oleh pihak terkait.
Area sekitar lokasi kapal masih dipasangi garis pembatas berwarna kuning-hitam oleh aparat kepolisian untuk membatasi aktivitas masyarakat yang ingin mendekat ke titik kapal yang kandas.
Meski demikian, lokasi tersebut tetap menjadi perhatian publik. Sejumlah warga lokal hingga wisatawan terlihat berhenti di tepi jalan untuk menyaksikan langsung kondisi kapal tongkang yang viral dalam beberapa hari terakhir.
Seorang wisatawan asal Tasikmalaya, Dadang Sudrajat (37), mengaku sengaja datang untuk melihat langsung kondisi kapal.
"Penasaran kang, saya dari kemarin mau lihat kapal tongkang. Ternyata besar juga," ujar Dadang kepada Tribun Jabar di sekitar lokasi, Senin pagi.
Selain keberadaan kapal, di sekitar lokasi pun terlihat tenda darurat milik BNPB lengkap dengan sejumlah petugas yang masih berjaga dan melakukan pemantauan.
Peristiwa ini masih menjadi sorotan masyarakat karena lokasi kapal yang berada di sekitar kawasan pantai yang dikenal sebagai destinasi wisata.(*)