Wamendagri Akhmad Desak Pemerataan Layanan Kesehatan di Papua
Marius Frisson Yewun June 22, 2026 01:29 PM

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Magai

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M., mengapresiasi pelaksanaan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar Pemerintah Provinsi Papua di Hall Sasana Krida, Kantor Gubernur Papua, Senin (22/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat Papua.

Usai meninjau pemeriksaan kesehatan dan donor darah, Wamendagri menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna penting karena tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga menghadirkan nilai solidaritas sosial yang kuat.

Baca juga: Intip Uniknya Batik Ecoprint dan Kerajinan Kulit Kerang Karya Mama-mama Papua di Kantor Gubernur

Menurutnya, kegiatan seperti donor darah dan layanan kesehatan gratis merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat.

"Di dalam kegiatan ini ada nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial yang sangat kuat. Ini juga menunjukkan bagaimana pelayanan kesehatan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Akhmad Wiyagus kepada awak media.

Ia menegaskan bahwa sektor kesehatan dan pendidikan merupakan pelayanan dasar yang harus menjadi prioritas dalam pembangunan daerah. Pemerintah, kata dia, terus mendorong agar layanan tersebut dapat menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil dan perbatasan.

Baca juga: Tribun Papua Gandeng Raksasa Industri Dorong Kemajuan Akademik

Wamendagri menekankan pentingnya pemerataan layanan kesehatan sebagai bagian dari upaya memperkuat sumber daya manusia di Papua dan daerah lainnya di Indonesia.

"Pelayanan kesehatan dan pendidikan adalah prioritas utama. Ini bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang layak," katanya.

Selain itu, ia menilai kegiatan donor darah memiliki nilai kemanusiaan yang sangat tinggi karena dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain tanpa memandang siapa penerima maupun pendonornya.

Baca juga: PMI Papua Targetkan 250 Kantong Darah di Jayapura, ASN hingga TNI Diharap Jadi Pendonor Tetap

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk berbagi melalui donor darah semakin meningkat, sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat Papua.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran pemerintah dalam pelayanan kesehatan merupakan bentuk nyata perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan peningkatan layanan kesehatan.

"Kehadiran negara harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama dalam pelayanan dasar seperti kesehatan," pungkasnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.