TribunGayo.com, TAKENGON - Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah, menyalurkan bantuan masa panik kepada keluarga korban kebakaran di Kampung Paya Tumpi I, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, Senin (22/6/2026).
Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua Baitul Mal Aceh Tengah Azkia Umar, didampingi Kepala Sekretariat Baitul Mal Majid, Kasubbag Pengumpulan Kamaruddin, beserta staf Baitul Mal, Sekcam, serta Reje Kampung Paya Tumpi I.
Secara tunai, keluarga korban menerima bantuan sebesar Rp2.500.000 (dua juta lima ratus ribu rupiah).
Selain itu, akan disalurkan pula tambahan bantuan dari Baitul Mal Aceh melalui transfer rekening sebesar Rp8.000.000 (delapan juta rupiah), sehingga total bantuan yang akan diterima keluarga korban mencapai Rp10.500.000 (sepuluh juta lima ratus ribu rupiah).
Baca juga: Rumah Berkontruksi Papan di Paya Tumpi I Aceh Tengah Hangus Terbakar, Sepmor dan 5 Mesin Jahit Ludes
Azkia Umar kepada wartawan TribunGayo.com, Alga Mahate Ara, Senin (22/6/2026), menyampaikan rasa duka cita sekaligus harapan kepada keluarga yang tertimpa musibah.
"Ujian yang menimpa keluarga Bapak Amri dan istri, semoga Allah berikan kesabaran dan semoga Allah gantikan dengan yang lebih baik.
Semoga kejadian tersebut menjadikan muhasabah diri agar kita mengingat sang Pencipta," ujarnya.
Ia juga menyampaikan terimakasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan penyaluran zakat melalui Baitul Mal Aceh Tengah.
Azkia menegaskan bahwa dana zakat yang terkumpul disalurkan kepada pihak-pihak yang berhak menerimanya sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus amanah dalam pengelolaan dana umat.
Baca juga: Pemkab Aceh Tengah Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Paya Tumpi I
Diketahui, musibah kebakaran terjadi pada Minggu (21/6/2026) sekira pukul 08.14 WIB, menghanguskan satu unit rumah berkonstruksi papan milik Amri (46) di Kampung Paya Tumpi I, Kecamatan Kebayakan.
Rumah tersebut dihuni oleh lima jiwa, yakni Amri bersama istrinya Diah Setia Waty (44), serta tiga anak mereka Sherin Puspita (19), Aqil Aisy (14), dan Qalesya (10).
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun seluruh harta benda milik keluarga hangus tak tersisa, termasuk satu unit sepeda motor dan lima unit mesin jahit, dengan kerugian materiil yang diperkirakan cukup besar. (*)
Baca juga: Kebakaran 3 Rumah di Bener Meriah Diduga Akibat Konsleting Listrik, Berikut Data Korban