SURYAMALANG.COM, BATU - Katarak hingga saat ini masih menjadi penyebab utama kebutaan di dunia.
Merespons kondisi tersebut, Klinik Mata Utama Ishk Tolaram Eye Centre yang berlokasi di Jalan Jack D, Desa Pesanggrahan, Kota Batu, Jawa Timur, bergerak cepat dengan memberikan layanan operasi katarak secara gratis dan cuma-cuma bagi masyarakat.
Layanan sosial ini tidak hanya terbatas bagi warga Kota Batu saja, melainkan terbuka lebar untuk masyarakat di wilayah Malang Raya hingga warga Indonesia pada umumnya.
Public Relation and Marketing Ishk Tolaram Eye Centre, Bayu Kristiansah, mengatakan dengan didukung oleh tiga dokter spesialis mata berpengalaman lulusan perguruan tinggi negeri, salah satu misi utama berdirinya klinik ini adalah untuk menekan angka kebutaan di Indonesia.
Baca juga: Sinyal Mutasi Pemkot Batu Menguat, 10 Pejabat Eselon II Jalani Uji Kompetensi di Surabaya Besok
“Tujuan kami memberikan layanan kesehatan mata yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat yang membutuhkan. Selain itu kami memiliki program operasi katarak gratis bagi masyarakat kurang mampu,” kata Bayu Kristiansah, Senin (22/6/2026).
Selain operasi, klinik ini aktif menjalankan program pemeriksaan mata komunitas serta kampanye edukasi guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini gangguan penglihatan, baik yang menyasar sekolah-sekolah maupun jaringan Posyandu.
Klinik Mata Utama Ishk Tolaram Eye Centre juga menyediakan layanan pemeriksaan retina, skrining glaukoma, serta evaluasi kesehatan mata secara menyeluruh.
Seluruh proses pemeriksaan mata lengkap di sini telah menggunakan teknologi diagnostik modern untuk mendeteksi sekaligus mengoreksi gangguan seperti miopia, hipermetropi, astigmatisme, hingga presbiopia.
“Untuk penanganan penyakit mata, kami melayani berbagai kasus seperti konjungtivitis, blefaritis, uveitis, sindrom mata kering, hingga manajemen penyakit mata kronis seperti retinopati diabetik, dan degenerasi makula,” jelas Bayu.
Baca juga: Takut MBG Ditutup, Mitra di Jatim Tuntut Kejelasan BGN: Terlanjur Utang Demi Investasi Rp1,5 Miliar
Di luar penanganan katarak, tindakan medis lain yang tersedia di klinik ini meliputi pengambilan benda asing pada mata, operasi pterigium, hingga tindakan bedah minor.
Seluruh operasional medis ditunjang oleh peralatan mutakhir, seperti Optical Coherence Tomography (OCT), foto fundus, tonometer, biometri, ultrasonografi (USG), perangkat pemeriksaan refraksi, hingga slit lamp.
Bayu menambahkan, manfaat nyata dari program operasi katarak gratis yang sudah berjalan sejak bulan November 2025 lalu ini telah dirasakan oleh ratusan orang dari kategori tidak mampu dari berbagai penjuru Indonesia, khususnya wilayah Malang Raya.
Syarat untuk mengakses program ini pun dibuat sangat mudah dan tidak berbelit-belit.
“Bagi masyarakat yang kurang mampu cukup membawa surat keterangan tidak mampu dari Desa/Kelurahan,” pungkasnya.
Dampak positif program ini dirasakan langsung oleh Sutakim (75), warga Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu.
Saat ditemui di lokasi, lansia tersebut tengah antre untuk menjalani operasi katarak keduanya setelah tindakan pada mata yang pertama berjalan dengan lancar dan hasilnya sesuai harapan.
Sutakim menceritakan sebelum mendapatkan penanganan medis, pandangan matanya sangat tersiksa karena buram dan tidak bisa melihat objek dengan jelas. Namun, pasca-operasi pertama, mata kanannya kini sudah kembali normal dan berfungsi dengan baik.
“Sebelumnya buat melihat buram gak jelas. Alhamdulillah sekarang membaik dan lebih jelas untuk melihat. Semoga operasi kedua ini lancar dan bisa lihat seperti dulu,” jelas Sutakim penuh harap.