FK Unisba Bangun Herbal Corner, Warga Cangkuang Bandung Kini Punya Pusat Tanaman Obat Keluarga
Muhamad Syarif Abdussalam June 22, 2026 05:11 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Warga Perumahan Sanggar Indah, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung kini memiliki pusat budidaya tanaman obat keluarga (TOGA) setelah Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (FK Unisba) meresmikan Herbal Corner. 

Peresmian Herbal Corner merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) FK Unisba bertema Implementasi Herbal Corner Berbasis Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat. 

Program ini menjadi tindak lanjut dari kegiatan pengabdian yang sebelumnya telah dilaksanakan di wilayah tersebut.

Ketua Tim Pengabdi FK Unisba, Dr. R. Anita Indriyanti, dr., M.Kes., mengatakan keberadaan Herbal Corner dengan luas  sekitar 24 meter persegi itu tidak hanya bertujuan memperkenalkan manfaat tanaman obat keluarga, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan potensi lingkungan sekitar sebagai sumber kesehatan yang mudah diakses.

“Sebagai bentuk dukungan agar pemanfaatan TOGA dapat diterapkan secara mandiri di lingkungan rumah masing-masing, tim PkM juga membagikan bibit tanaman jahe, kunyit, bunga telang, dan lidah buaya kepada warga untukditanam di pekarangan mereka,” katanya, Senin (22/6/2026). 

Dikatakannya, selain fokus pada pemanfaatan tanaman herbal, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kesehatan masyarakat. 

Pada kesempatan tersebut, pihaknya turut menggandeng Dinas Pertanian Kabupaten Bandung hingga Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Cangkuang, yang memberikan edukasi mengenai cara memilih bibit berkualitas serta teknik budidaya tanaman herbal yang dapat diterapkan di lingkungan rumah.

Selain mudah dibudidayakan, tanaman tersebut memiliki berbagai manfaat kesehatan sehingga berpotensi menjadi alternatif pendukung kesehatan keluarga.

“Langkah ini diharapkan mendorong masyarakat untuk menanam TOGA di pekarangan rumah masing-masing dan memperluas manfaat yang telah diperoleh melalui kegiatan edukasi.”

Pihaknya juga menyerahkan dua buku karya tim pengabdi berjudul A to Z Diabetes Mellitus dan Ulkus Kaki Diabetikum: Patofisiologi dan Pendekatan Terapinya sebagai bahan literasi kesehatan bagi warga, khususnya terkait pencegahan dan penanganan diabetes mellitus.

Pihaknya berharap masyarakat dapat semakin aktif memanfaatkan tanaman obat keluarga, sekaligus membangun budaya hidup sehat yang berkelanjutan di lingkungan tempat tinggal mereka.

Kegiatan ini melibatkan tim pengabdi FK Unisba yang terdiri atas Dr. R. Anita Indriyanti, dr., M.Kes., dr. Alvira Widiyanti, M.Biomed., M.M., dr. Yuktiana Kharisma, Sp.PA., M.Kes., serta mahasiswa yang turut berperan dalam pendampingan dan pelaksanaan program di lapangan. (*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.